KETERANGAN HUMAS MENGENAI DIBERLAKUKANNYA KEBIJAKAN STIKER

 344 kali dilihat

MALANG-KAV.10 Berdasarkan Surat Edaran Rektor nomor 14187/UN10/KA.01/2022 yang terbit pada 4 Oktober lalu, Universitas Brawijaya (UB) resmi memberlakukan kembali penggunaan stiker kendaraan UB yang sempat diberlakukan pula pada 2012, 2015, dan 2019. Surat tersebut mengimbau agar seluruh civitas akademika Universitas Brawijaya (UB) mengajukan permohonan stiker kendaraan melalui UB Apps serta SIAM mulai tanggal 4-15 Oktober 2022 dan akan secara resmi diberlakukan mulai 24 Oktober 2022.

Berdasarkan keterangan yang didapat, adanya pemberlakukan kembali kebijakan yang pernah diterapkan sebelumnya didasari karena alasan keamanan dan kenyaman yang ingin diciptakan dalam lingkup kampus, khususnya kenyamanan lahan parkir.

“Ini menindaklanjuti kebijakan pimpinan yang menginginkan agar civitas akademika tidak mengalami kesulitan mendapatkan tempat parkir. Jadi, parkirannya khusus civitas UB aja, enggak ada orang luar yang sembarangan parkir,” jelas Kotok Gurito selaku pihak Hubungan Masyarakat UB saat diwawancarai oleh awak Kavling10 pada Senin (17/10).

Sejauh ini, mekanisme yang dirancang untuk kendaraan tanpa stiker UB akan disaring terlebih dahulu di pintu masuk untuk dilakukan pengecekan mengenai keperluannya memasuki wilayah kampus. Dalam hal ini, meliputi pula tamu-tamu yang akan memasuki wilayah UB.

“Tamu yang masuk UB kan macam-macam, ya. Ada yang menemui pimpinan, tamu seminar, ada juga kunjungan siswa. Itu akan kita cek dan petakan apa saja keperluannya,” tambah Kotok.

Sedangkan terkait dengan mahasiswa yang melakukan mobilisasi menggunakan ojek online (Ojol) masih dalam proses pembahasan. Kotok menerangkan bahwa akan ada kebijakan tersendiri yang mengatur hal tersebut.

Menindaklanjuti permasalahan yang pernah terjadi pada kebijakan 2012, 2015, dan 2019 silam, seperti pemalsuan dan pencurian stiker serta pembagian stiker yang tidak memenuhi jumlah kendaraan, pihak UB sejauh ini belum bisa memberikan keterangan lebih jelas mengenai pencegahan agar hal-hal semacam itu tidak terulang kembali. 

“Mengenai hal itu juga masih dibahas saat ini. Nanti ada timnya tersendiri,” jelas Kotok, Senin 17 Oktober lalu.

Awak Kavling10 pun sudah berupaya menghubungi Sekretaris UB untuk dimintai keterangan lebih lanjut, khususnya terkait terpenuhinya kesediaan stiker. Namun, hingga saat ini belum mendapatkan tanggapan apa pun.

Menyoal pendistribusian stiker, pihak rektorat menyerahkan sepenuhnya kepada pihak fakultas untuk mengatur alur pengambilan stiker, sehingga besar kemungkinan pendistribusian yang berlaku di setiap fakultas akan berbeda satu sama lain.

Sejauh ini (per 22 Oktober 2022), beberapa fakultas belum memberikan info lebih lanjut mengenai pengambilan stiker kendaraan tersebut, seperti FMIPA dan FP. Adapun sudah ada beberapa fakultas yang sudah menginfokan alur pendistribusian, seperti FISIP dan FIB, yang diinfokan melalui akun Instagram Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultasnya.

Penulis: Laras Ciptaning Kinasih
Kontributor: Emha Ilhami Rais & Jihan Nabilah Yusmi
Editor: Alda Silvia Fatmawati
Sumber: Alda Silvia Fatmawati

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.