Ilustrasi : Herliana Bevita Anggie

Oleh : Naufal Asshaabir

Indonesia
Negri beragam warna
Pewaris sah tahta para raja
Indonesia
Dengan bhineka tunggal ika
Yang dibawa tinggi sang garuda
Namun tampaknya bhineka dibawa terlalu tinggi
Hingga ia tak lagi menjejak di bumi pertiwi

Tak usah kau menutup mata
Dimana Indonesia??
Riuh gaduh lah yang ada
Saling hujat, saling tuduh seakan tak pernah utuh
Sungguh, sila ke-3 yang rapuh

76 tahun yang lalu
Merdeka digaungkan
76 tahun yang lalu
Sang saka dirobek agar terselamatkan
76 tahun yang lalu
Ia dijahit demi sebuah persatuan

Duhai ibu pertiwi yang sakti
Jahit lah lagi merah dan putih
Bawa kembali persatuan yang jauh
Berpijak lah pada bhineka yang tangguh

Merapalkan mantra petuah para raja
Wahai, dewa dewi pucuk angkara
Guncangkan timur dan barat
Redupkan utara dan selatan
Hangus lah para penghianat sang saka
“Anala murka bumantara, sakti pusaka bhineka tunggal ika”
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.