Foto : Kavling10

Tidak terasa Tahun Ajaran 2021/2022 semakin dekat. Angin dingin kota Malang lagi-lagi siap menyambut para mahasiswa baru. Pandemi Covid-19 memang masih ada dan angkanya belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Namun beberapa Universitas sudah menyiapkan sistem perkuliahan luring untuk paruh kedua tahun 2021, tak terkecuali Universtas Brawijaya.

Rektorat Universitas Brawijaya telah menandatangi surta retktorat yang didalamnya berisi aturan bahwa Mahasiswa semester 1, semester 3, serta mahasiswa tingkat akhir akan menjalani perkuliahan Hybrid, kuliah gabungan mekanisme dari perkuliahan daring dan luring, secara bersamaan di Universitas Brawijaya.

Hal tersebut agaknya menjadi kabar gembira bagi mahasiswa angkatan 2020 dan angkatan 2021, karena pada akhirnya mereka akan merasakan “suasana bangku kuliah yang sesungguhnya”. Angin dingin kota Malang tahun ini punya kesempatan berhembus di antara riuh gegap gempita mahasiswa dari luar kota. Mereka akan “mengisi” Malang. Tentu itu berarti bahwa para mahasiswa, angkatan 2020 dan 2020 khususnya, harus memiliki tempat menetap selama di Malang

Akan mudah untuk teman-teman mahasiswa yang memiliki rumah atau sanak saudara di dekat kampus. Namun bagaimana jika tidak ? Kos nampaknya akan tetap jadi salah satu pilihan yang tepat bagi para mahasiswa angkatan 2020 dan 2021.

Banyak kos yang bisa disewa selama berkuliah di Malang. Beragam jenis kos ada sekitar Universitas Brawijaya. Mulai dari yang sederhana hingga apartemen mewah bisa disewa. Pada tulisan kali ini, penulis akan memberikan sedikit informasi, khususnya untuk mahasiswa angkatan 2020 dan 2021, tentang pilihan-pilihan yang tersedia yang dibagi menjadi beberapa area “favorit mahasiswa”.

A. Daerah Jl. Soekarno-Hatta

Jalan Soekarno Hatta menjadi salah satu jalan utama di malang yang memiliki banyak sekali kos bertebaran. Jalan tersebut juga mengarah langsung menuju gerbang Universitas Brawijaya yang berada di jalan antara Mayjen. Pandjaitan dan MT Haryono. Lokasi yang agaknya memang strategis.

“Fasilitasnya cukup menjanjikan dan sesuai dengan apa yang aku cari ya, karena aku emang cari yg KM dalam, pun ada fasilitas lain seperti wifi, dapur, tempat jemur, parkiran yang cukup luas. (listrik dan air, RED) udah input jadi satu dengam harga Rp. 700.000,00 perbulannya. Menurut aku sendiri udah cocok sih dengan lingkungannya juga nyaman” jelas salah satu mahasiswa FEB 2019, Imtitsal Hibatullah, yang menghuni kos di Jl. Saxophone.

Rata-rata kos yang berada di daerah ini memiliki kisaran harga mulai dari Rp600.000,00 — Rp800.000,00/bulan dengan fasilitas yang cukup lengkap. Selain harga tersebut, tentu juga masih dapat ditemukan kos yang memiliki harga yang lebih tinggi maupun lebih rendah.

Daerah ini cocok bagi kalian yang berkuliah di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya karena daerah lokasinya yang paling dekat dengan Fakultas Teknik. Tersedia pula banyak kafe dan restauran, serta Rumah Sakit Universitas Brawijaya yang bertempat di Jalan Soekarno-Hatta.

B. Jl. MT. Haryono

Daerah MT. Haryono sendiri terletak di depan Kampus Universitas Brawijaya bagian barat. Di daerah ini terdapat banyak ruko-ruko yang menyediakan kebutuhan kampus mahasiswa, mulai dari tempat fotokopi, toko alat tulis, hingga percetakan. Terdapat pula banyak warung makan dan tempat laundry.

Kos di daerah ini memiliki kisaran variasi harga Rp500.000,00/bulan hingga Rp1.000.000,00/bulan dan biasanya dilengkapi fasilitas seperi kasur, wifi, meja, dan tempat parkir.

Salah satu gerbang Kampus Universitas Brawijaya juga terletak di jalan MT. Haryono. Gerbang tersebut langsung mengarah ke Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Daerah ini juga cocok bagi yang berkuliah di Fakultas Ilmu Administrasi karena jaraknya yang terhitung dekat.

C. Daerah Kerto dan Watugong

Daerah Kerto melingkupi beberapa gang yang terletak di daerah barat dari Universitas Brawijaya. Banyak jalan yang menggunakan nama “Kerto-“ dan “Watu-“ sehingga akan familiar disebut sebagai daerah Kerto.

Di daerah Kerto dan Watugong sendiri banyak terdapat tempat kos yang menjadi favorit mahasiswa. Daerah ini sangat dekat dengan beberapa fakultas sekaligus, yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Fakultas Peternakan(Fapet), dan Fakultas Ilmu Bahasa (FIB) UB. Akses di daerah ini cukup mudah. Hanya dengan berjalan kaki sekitar 3-5 menit, mahasiswa akan sampai di area kampus.

“Fasilitas di kosan saya itu terdiri dari wifi, alat perabotan, seperti kasur, lemari, dan meja.” ujar salah satu penghuni kos di jalan kertoasri no. 12, Rahman, yang menjelaskan fasilitas kosnya.

Di kawasan ini terdapat banyak toko kebutuhan serta warung makan yang tergolong cukup ramah bagi kantong mahasiswa. Kisaran harga kos di Kerto sendiri bervariasi, mulai dari Rp500.000,00/bulan hingga Rp1.000.000,00/bulannya. Lagi-lagi, harga ini merupakan rata-rata. Tidak menampik kemungkinan bahwa terdapat harga yang di bawah maupun di atas bentang harga tersebut.

D. Jl. Sumbersari

Jalan Sumbersari adalah jalan yang terletak di barat Universitas Brawijaya yang melintasi dua kampus sekaligus yaitu UB dan UIN Malang. Seperti daerah-daerah sebelumnya, di jalan ini juga terdapat banyak kos.

Selain kos, di daerah ini juga banyak terdapat ruko di sepanjang jalannya. Terdapat pula gang-gang di Sumbersari yang juga menjadi salah satu tempat yang paling banyak kos yang dihuni oleh mahasiswa UB.

“Kelebihannya, dekat sama FISIP. Dekat sama tempat makan, dekat sama tempat ibadah, ramai, dekat ama tempat print-printan, pokoknya dekat semua. Kekurangannya terlalu padat penduduk, macet, jalanan sempit, dan biaya kos mahal.” kata Gama Brasto Pamungkas, Mahasiswa FISIP yang menghuni kos di Jl. Gajayana, sekitar Sumbersari.

Kos yang terdapat di daerah ini cukup beragam dengan fasilitas yang cukup lengkap, dan beberapa juga terdapat tempat parkir. Harga kos yang ada di sumbersari memiliki kisaran rentang mulai dari Rp700.000,00/bulan hingga Rp. 1.000.000,00/bulan.

Mahasiswa Fakultas Pertanian agaknya akrab dengan daerah ini. Karena dengan mengakses jalan kecil di belakang fakultasnya mereka akan dengan mudah mencapai Sumbersari.

E. Jl. Sigura-gura

Sigura-gura menjadi salah satu daerah kos favorit mahasiswa karena daerah ini memiliki akses yang mudah dan  dekat dengan Gerbang Veteran UB. Dari Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), maupun Fakultas Ilmu Komputer (Filkom), daerah ini juga salah satu yang memiliki akses paling dekat.

Di Sigura-gura, banyak terdapat toko-toko yang menjual kebutuhan sehari-hari dan juga berbagai macam tempat makan mulai dari kafe, resto, dan warung makan. Di daerah ini juga terdapat banyak warung kopi yang menjadi tempat nongkrong mahasiswa seusai berkuliah.

“Kos nya nyaman, strategis, enak mau kemana-mana, dan menurut saya nggak terlalu mahal. Tapi yang utama itu nyaman, karena strategis.” jelas salah satu penghuni kos di Jl. Sigura-gura No. 1, Afi Ressa Maulana, Mahasiswa FISIP angkatan 2019.

Kos di daerah ini memiliki beragam variasi harga serta fasilitas. Namun memang dibanding daerah lain, kos di Sigura-gula memiliki harga yang cenderung tinggi. Harga kos berkisar mulai dari Rp900.000,00/bulan hingga Rp1.000.000,00/bulan.

Itulah beberapa daerah yang bisa menjadi pertimbangan untuk mencari kos di sekitar kampus bagi teman-teman mahasiswa Universitas Brawijaya, terutama untuk angkatan 2020 dan 2021. Daerah disekitar kampus tidak terbatas pada opsi-opsi diatas, masih banyak lagi daerah di sekitar Universitas Brawijaya yang bisa menjadi pertimbangan untuk mencari tempat kos, seperti Jalan Cimahi dan Jl. Bendungan Sutami serta daerah lainnya.

Penulis : Faisal Amrullah

Kontributor : Oyuk Ivani, Ach Rizal Fahmi

Editor : Priska Salsabila

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.