MALANG-KAV.10 Sempat terdengar isu mengenai bocornya dresscode PKK Maba Fakultas Pertanian (FP).  Dresscode yang dipakai saat mengikuti rangkaian PKK Maba FP yaitu berpakaian hitam putih, nametag , slayer hijau, tas hitam, gantungan Inari. Sayangnya, atribut bawaan tersebut sempat bocor ke mahasiswa baru melalui grup maba di media sosial.

Hal tersebut dibenarkan adanya oleh Ketua Pelaksana M. Maulana Nasution ia mengatakan bahwa ”Saya di beri tahu teman saya yang kebetulan masuk di grup maba,” ujarnya.

Tersebarnya dresscode PKK Maba FP secara tidak sengaja dilakukan oleh salah satu oknum panitia PKK Maba FP. Oknum tersebut telah mendapatkan sanksi berupa teguran dari pihak panitia PKK Maba FP. Ketika ditanyai oleh awak kavling10.com terkait identitas oknum tersebut. Panitia tidak mau membeberkan.

Meskipun maba telah mengetahui dresscode PKK Maba FP sebelumnya, namun pihak panitia tidak mengganti keseluruhan dari atribut bawaan tersebut, “Sebenarnya sama saja dengan dresscode awal, yang membedakan hanya ada di slayer yang di tambah dengan nama dan angkatan,” Jelas Maulana.

Tersebarnya atribut bawaan tersebut terjadi karena oknum panitia ingin menjelaskan dresscode kepada maba FP yang menanyakan hal tersebut. Namun, secara tidak sengaja oknum panitia PKK Maba FP malah menjelaskan semuanya, “Sebenarnya, panitia hanya ingin menjelaskan pada maba yang bingung. Tetapi, tidak sengaja dijelaskan semuanya,” Ujar Sabil Fajar selaku CO Acara. Ia mengakui bahwa panitia PKK Maba FP telah melakukan keteledoran atas bocornya atribut bawaan peserta ospek. Ia menambahkan bahwa, “Memang itu ada sedikit keteledoran dan kecerobohan dari panitia,” ujarnya.

Penulis: Nuril Zainal Fanani
Editor: Oky Prasetyo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.