Ilustrator : Adelia Firsty Hernanda
Oleh: Novera Putri Karina

Terseok sang putri berjalan

Merapah apa pun yang bisa diyakini kokoh

Tertunduk sebentar di tengah jalan

Berusaha menghirup udara yang tersisa

Raga yang terlatih jadi letih

Merunduk mendekap diri

Seperti tertusuk pilinan besi

Tak ada ruang untuk belas kasih

Entah kemana mimpinya hirap

Berjuta kali dipatahkan

Bukan karena gagal tapi rasa ragunya

Isi kepala dan aksara yang tak sama

Bangunlah dari tidurmu, tuan putri

Kau terlelap sedari tadi

Rasakan hangatnya sang matahari

Tak perlu merasa jadi yang paling lunglai

Untuk hari ini, rapalkan kebenaran

Tak perlu bersandirawa jadi yang paling cerdas

Gunakan akal yang ada, melihat kenyataan

Untuk apa jadi bobrok hingga akhirnya jatuh terperangkap?

Inikah isi kepalamu yang jejal?

Kemauannya yang sporadis

Tak ada aksi yang termaktub

Kalau gagal Tuhan yang disalahkan

Katanya, percaya diri saja tak bisa, apalagi percaya kuasa-Nya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.