Gedung Kebudayaan Mahasiswa UB. Foto: malangvoice.com

MALANG-KAV.10 Gedung Kebudayaan Mahasiswa UB (GKM UB) resmi dilelang sejak Desember tahun lalu. Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof. Dr. Ir. Moch. Sasmito Djati menerangkan bahwa pelelangan tersebut bertujuan sebagai penghapusan gedung GKM. Sekaligus untuk persiapan pembangunan gedung rekrorat yang baru.

“GKM itu sudah tua, sudah tidak layak pakai, bangunan itu sudah berdiri dari tahun 70-an. Selain itu, UB mendapatkan anggaran dari PUPR untuk membangun balairung agung (sebagai gedung rektorat yang baru, red),” jelas Prof. Moch. Sasmito saat diwawancarai awak Kavling10 pada Rabu, (24/2).

Lebih lanjut ia menuturkan jika gedung rektorat lama akan dialihfungsikan sebagai pusat administrasi.

“Karena rektorat yang sekarang sudah gak muat. Majelis Wali Amanah mau ditaruh di mana? Terus senat akademik juga nanti bakal dipindahin. Jadi nanti rektor dan pimpinan universitas ada di situ. Terus ada auditoriumnya. Jadi ada bangunan dengan audio,” pungkasnya.

Kini, GKM telah memasuki tahap penghapusan (pembongkaran). Sasmito memperkirakan proses tersebut akan selesai sekitar Maret hingga April.

“Mungkin tahun depan (gedung yang baru, red) sudah dapat digunakan. Konsep gedungnya juga sudah jadi. Selain rektoratnya pindah, nanti bakal ada musem brawijaya-nya,” imbuhnya lagi.

Kronologis Pelelangan

Hasil tangkap layar lelang Gedung Kebudayaan Mahasiswa UB. Foto: Istimewa

Kotok Gurito selaku Humas UB mengungkapkan bahwa pihak UB melelang gedung tersebut berdasarkan surat KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang) nomor S/MK.6 tanggal 14 Desember 2020. Dengan pengumuman lelang Nomor 0301/UN.10. B 20/LK/.

“Jadi jika ingin membangun gedung yang baru itu harus ada penghapusan gedung lama terlebih dahulu. Nah, penghapusan gedung itu masih punya nilai uang, maka dilakukan pelelangan,” pungkas Kotok Gurito saat dimintai keterangan pada Selasa, (23/2).

Sampai berita ini ditulis, pelelangan Gedung Kebudayaan Mahasiswa itu telah ditawar dengan harga limit sebesar Rp 58.615.000. Namun, dapat berubah jika ada yang menawar lebih tinggi. Uang hasil pelelangan tersebut juga akan masuk ke kas negara terlebih dahulu sebelum dapat diberikan kepada pihak UB lagi.

“Yang jelas nantinya akan dibuat gedung yang lebih bagus lagi dan bertingkat,” tutupnya.

Gedung Kebudayaan Mahasiswa UB (GKM UB) merupakan salah satu gedung yang sudah dibangun sejak 1984 dan berlokasi di kampus pusat UB, Malang. Gedung tersebut seringkali digunakan keperluan kegiatan seni dan pertunjukan budaya mahasiswa.

Penulis: Laras Ciptaning Kinasih, Tita Tungga Dewi
Editor: Ranti Fadilah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.