Tampak muka gedung A Fakultas Kedokteran. Foto: Priska

MALANG-KAV.10 Panitia Pemilihan Mahasiswa Wilayah (Pemilwa) Fakultas Kedokteran (FK) akan menyelenggarakan pemungutan suara pada 12 Desember 2020. Rangkaian Pemilwa FK sudah dimulai sejak sebulan lalu (5/11) dengan jadwal pengambilan dan pengembalian formulir pendaftaran calon kandidat. FK menjadi fakultas pertama di Universitas Brawijaya yang akan melaksanakan Pemilwa secara daring pada tahun ini.

Hal ini dibenarkan oleh Aufa Fadhil selaku Ketua Pelaksana Pemilwa FK 2020. Menurutnya, Pemilwa FK dilakukan di awal untuk menyesuaikan dengan linimasa akademik maupun organisasi-organisasi yang ada di FK.

“Ini dikarenakan inisiatif dari fakultas sendiri. Dari forum yang ada di kolegium mahasiswa. Mereka mempertimbangkan dari jadwal akademik dan regenerasi semua lembaga yang ada di FK UB,” ujar Aufa pada Kamis (3/12).

Pelaksanaan Pemilwa FK 2020 tidak lepas dari kerja sama Panitia bersama pihak Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) fakultas. Nantinya, pemungutan suara dilakukan melalui laman http://elektif.fk.ub.ac.id/login/.

“Jadi kami dalam pemungutan suara nanti menjalin kerja sama dengan TIK FK UB sebagai penyedia platform untuk pemungutan suara. Jadi bisa dilakukan dari rumah masing-masing mahasiswa,” kata Aufa.

Sementara terkait pengawasan, Panitia Pengawas (Panwas) Pemilwa FK 2020 memiliki cara-cara tersendiri untuk menyesuaikan dengan kondisi daring. Hal ini disampaikan Genta Antariksa selaku Panwas Pemilwa FK saat diwawancara awak Kavling10 pada Rabu (9/12).

“Pengawasan Pemilwa pada tahun ini kami dari panwas mengawasi terutama pada kegiatan kampanye, melalui media-media yg sudah ditentukan oleh Panwas,” tutur Genta.

Platform yang diperbolehkan untuk kampanye antara lain media sosial Instagram, Twitter, Facebook, serta layanan berbasis pertemuan daring dibatasi khusus Zoom atau Google Meet. Pembatasan ini juga dilakukan untuk mempermudah Panwas untuk mengawasi jalannya kampanye dengan penempatan penanggung jawab di masing-masing platform.

Untuk memastikan prosesi pemungutan suara di Pemilwa FK berjalan lancar, terdapat Panwas yang disiapkan di Malang untuk mengantisipasi kendala-kendala teknis.

“Ada beberapa teman-teman Panwas yang berada di Malang. Jadi apabila terdapat sesuatu yang terjadi di Malang, teman-teman Panwas sudah stand by untuk melakukan penanganan,” pungkas Genta.

Sampai sehari menjelang hari pemungutan suara, tercatat ada dua calon Presiden BEM dan 16 calon anggota Dewan Perwakilan Mahasiwa (DPM) yang maju di Pemilwa FK 2020.

Penulis: Priska Salsabiila
Editor: Zainal Mustofa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.