Foto salah satu ATM rekening Bidikmisi. Foto: Zen

MALANG-KAV.10 Pencairan beasiswa Bidikmisi mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) untuk semester gasal 2020/2021 masih menemui kendala. Terhitung hingga kemarin (7/10) uang Bidikmisi tidak kunjung cair. Namun, menurut penuturan Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan, Abdul Hakim, pihaknya sudah mengajukan permohonan pencairan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Seperti dilansir dari laman resmi bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id, ketepatan waktu pencairan ini sangat bergantung pada pengajuan Perguruan Tinggi. Setiap tahun pada semester gasal, Perguruan Tinggi sudah bisa mengajukan permohonan pencairan pada bulan September. Sedangkan untuk semester genap, pengajuan bisa dilakukan pada bulan Maret.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Abdul Hakim mengaku, pihaknya sudah mengirimkan berkas permohonan sejak September lalu. Menurut Hakim, data pencairan bisa dikirim ke Kementerian dengan melalui persetujuannya.

“Sudah diproses. Tinggal nunggu turun saja dari Kementerian,” tegasnya (5/10).

Hakim menambahkan, bahwa selama ini kendala pencairan Bidikmisi terletak di tingkat pusat. Contohnya, ketika ada satu perguruan tinggi yang telat melakukan pengurusan maka dampaknya juga diterima oleh perguruan tinggi lainnya.

“Jadi misal ada seratus Perguruan Tinggi, terus ada satu yang telat. Maka akhirnya yang lain ikut telat,” tuturnya.

Lisfadiana, Kasubbag Kesejahteraan Masyarakat, mengkonfirmasi bahwa pengajuan pencairan sudah dikirim ke Kementerian. Ia menjelaskan, pihaknya baru bisa mulai melakukan pendataan setelah masa registrasi mahasiswa, yaitu pada 4 September lalu.

Saat ditemui awak Kavling10 pada Selasa (6/10), ia juga menunjukkan bukti pengajuan yang ditampilkan pada sistem. Pada sistem tertera, berkas pengajuan pencairan sudah dikirm pada 9 September. Terkait waktu pencairannya, ia menyerahkan sepenuhnya pada proses yang dilakukan di Kemendikbud.

Lebih lanjut, Lisfadiana menyayangkan jika ada mahasiswa yang komplain terkait bidikmisi tanpa meminta informasi terlebih dahulu pada bagian Kemahasiswaan. Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tak perlu merisaukan pencairannya karena dana dikelola langsung oleh pusat.

“Nanti langsung cair dari pusat, bukan kami yang pegang,” pungkasnya.

Penulis: Zainal Mustofa
Editor: Ivan Yusuf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.