MALANG-KAV.10 Aksi Tolak Omnibus Law Kamis (14/8) lalu dihadiri berbagai mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Malang Menolak Omnibus Law. Setelah maraknya postingan banyak influencer soal #IndonesiaButuhKerja yang dinilai mendukung Omnibus Law Cipta Kerja hingga menimbulkan keributan di masyarakat, menjadi momen aliansi ini dalam menuntut penolakan. Aksi sempat dihadiri oleh beberapa perwakilan DPRD Kota Malang yang menjawab tuntutan massa. Jawaban mereka sempat dikomentari sebagai “Tukang Pos” karena dinilai sebatas jawaban diplomatis saja.

Oleh: Gemilang Ayu Maulida

Semangat berorasi. Foto: Gemilang
Tuntutan aksi. Foto: Gemilang
Kiri massa, kanan polisi. Foto: Gemilang
“Mampus kau dikoyak-koyak Omnibus”. Foto: Gemilang
DPRD Kota Malang melakukan audiensi. Foto: Gemilang
Polisi pengawas protokol Covid-19. Foto: Gemilang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.