Saat Klarifikasi Sistem E-vote PEMIRA di Kantor TIK UB

MALANG-KAV.10 Sejumlah fakultas sempat menghentikan sementara proses pemungutan suara karena sistem yang bermasalah. Fakultas yang sempat bermasalah dengan sistem adalah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Pertanian (FP), dan Fakultas Ilmu Kompter (Filkom). Waktu penghentiannya bervariasi, antara 15 menit hingga satu jam.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) UB mengkonfirmasi bahwa penghentian sementara tersebut bukan karena sistem yang down, melainkan pending. Sistem terpaksa harus dipending agar bisa dianalisa terlebih dahulu masalah yang membuat pemrosesan data oleh sistem sangat lama.

“Sistemnya jalan, tapi lemot, mending distop dulu kan karena lemot. Kalau down itu tidak mungkin, server kita soalnya ada 12,” kata Koordinator Bidang Informasi TIK UB, Ratno Wahyu.

Sementara itu, TIK FISIP mengaku tidak tahu pasti masalah yang dialami sistem pagi tadi. TIK FISIP hanya melakukan koordinasi dan menunggu kejelasan dari teknisi rektorat.

“Aplikasi itu ditangani semuanya oleh TIK pusat,” ujar Krisna selaku Bagian Pengelolaan TIK FISIP.

Krisna hanya bisa memberikan contoh permasalahan yang mungkin dialami oleh sistem, seperti masalah di server, aplikasi, ataupun titik-titik di dalam jaringan. “Jadi kalau di IT, banyak banget yang bisa jadi masalah,” tambahnya.

Ratno tidak bisa memberi kepastian masalah yang dialami setiap fakultas. Menurutnya, masalah yang dihadapi masing-masing fakultas berbeda satu sama lain. Ada masalah yang berasal dari jaringan, database, maupun pemilihan servernya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pemilwa FISIP Farhan Audino menjelaskan bahwa TPS 13 di Lobby Gedung B FISIP sempat ditutup sementara. Berasalkan keterangan dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP), TPS ditutup selama 33 menit.

“Ini masalah nya berasal dari panitia pusat sebab sehari sebelumnya panitia Pemilwa disini telah melakukan simulasi dan semuanya aman,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Ketua Panitita Pelaksana Pemilwa Filkom Rafi Siregar pun menjelaskan TPS 19 dan 20 di Lobby Gedung F Filkom sempat ditutup selama 20 menit. Sama seperti Farhan, ia merasa masalahnya berasal dari pusat.

“Sistem itu semuanya dari TIK UB. Yang mengkooridnasikannya itu PSIK fakultas. Mungkin masalahnya itu dari yang buat sistemnya sendiri (TIK UB, red),” ucapnya.

Meski begitu, sistem yang bermasalah pagi tadi tidak mempengaruhi validitas data yang masuk ke database. Sistem pusat melakukan penghitungan secara langsung, sehingga semua pihak baru akan mengetahui hasilnya secara bersamaan malam nanti.

“Ini real-time (penghitungannya, red). Begitu pemilih mengklik, langsung mauk ke server pusat. Data pemilihnya tidak kelihatan, nanti hanya ketahuan jumlah pemilih calon A dan B berapa, tanpa tahu pemilihnya itu siapa saja,” pungkas Ratno.

Penulis: Abdi Rafi Akmal, Yolanda Amelia Siahaan
Kontributor: Tiara Bakhtiar
Editor: Debbie Julia Gibson

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.