MALANG-KAV.10 Hari ini (20/11) seluruh mahasiswa Universitas Brawijaya, termasuk mahasiswa profesi yang berstatus sebagai koas atau dokter muda, dapat menggunakan hak suaranya dalam Pemilwa dan Pemira, TPS 18 yang bertempat di Ruang GPT lt.1 Rumah Sakit dr. Saiful Anwar menjadi tempat bagi mahasiswa Pendidikan Dokter angkatan 2014 dan 2015 untuk memilih calon Presiden dan Wakil Presiden EM, DPM UB, Presiden dan Wakil Presiden BEM Fakultas, serta DPM Fakultas.

“Kalau di FK, mahasiswa aktifnya ada yang profesi. Kita tetap menganggap yang profesi juga sebagai mahasiswa aktif yang memiliki hak pilih. Berarti kita harus bikin juga TPS untuk di RSSA,” ujar Abid Nizar Zuhdi selaku Ketua Pelaksana Pemilwa FK, Kamis (14/11).

Meski begitu, TPS yang bertempat di RSSA terpantau sepi. Hingga saat awak Kavling10 mendatangi lokasi pada pukul 13.32, terhitung hanya 43 suara yang sudah masuk dari total 873 jumlah pemilih yang terdaftar. Koordinator Humas Pemilwa FK Brefi Rofiuddzikri mengaku bahwa panitia bahkan hanya menargetkan 100 pemilih untuk RSSA.

“Dari kami kan buka open vote kan jam 8. Itu tadi masih belum ada dari RSSA yang datang sama sekali. Baru ada yang datang jam 9, itu pun baru satu orang. Terus bertambah jadi 20 orang. sekarang kayaknya udah 50an deh. Jadi ya di waktu-waktu tertentu saja (ramainya, red). Soalnya kan lagi koas juga kan jadi gak setiap waktu kosong gitu,” lanjut Brefi.

Dari pihak panitia mengaku sudah melakukan sosialisasi sebelumnya, baik melalui Official Account Pemilwa dan BEM Fakultas, Instagram, maupun dengan menghubungi langsung Presidium (Ketua Angkatan) Koas bahwa akan diadakan Pemilwa. Namun memang perihal waktu menjadi kendala bagi mahasiswa Koas untuk memilih.

“Ini karena memang sibuk juga sih. Ada yang baru selesai juga. Ini juga kan tidak ada jam istirahatnya. Jadi ya kalau mau ishoma, ishoma sendiri,” ujar Muhammad Wafi, mahasiswa Pendidikan Dokter 2014.

Bahkan pada saat awak kavling10 mewawancarai, panitia sempat meminta Muhammad Wafi untuk menghubungi teman-temannya untuk datang ke TPS.

Selain itu, tidak terdapat kendala perihal jaringan di TPS 18. Sejak TPS dibuka pada jam 8 pagi, semua yang berkaitan dengan perihal teknis pelaksanaan Pemilwa maupun Pemira berjalan lancar.

“Tidak ada (server down, red) di sini,” pungkas Brefi.

Penulis: Priska Salsabiila
Kontributor: Nuril Zainal Fanani
Editor: Abdi Rafi Akmal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.