MALANG-KAV.10 UB meluncurkan Gerakan 1000 Proposal PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) dalam rangka merebut kejuaraan di ajang PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) ke-33 mendatang. Hal ini bertujuan meningkatkan jumlah proposal yang terkirim sekaligus memanfaatkan jumlah kuota 1000 proposal yang dimiliki UB.

“Jadi gerakan 1000 proposal dari pak rektor, dan langsung dijalankan oleh wakil rektor dan lembaga riset di UB,” kata Direktur RKIM (Riset dan Karya Ilmiah Mahasiswa) UB Rizhaf Setyo Hartono usai menghadiri acara Sosialisasi PKM di Gedung Kebudayaan Mahasiswa, Selasa (1/10).

Gerakan ini tidak lepas dari hasil yang diperoleh UB pada PIMNAS ke-32. Pemilik rekor juara umum tiga kali berturut-turut ini, harus puas hanya menempati peringkat 6 pada tahun lalu.

Penyebab utama kekalahan UB pada tahun lalu, Rizhaf mengaku bahwa minimnya jumlah proposal yang dikirimkan dari tiap fakultas.

“Evaluasi tahun kemarin itu karena kekurangan amunisi (proposal, red). Dari tiap lembaga riset fakultas, terutama lembaga riset di rumpun sosial humaniora masih kurang mengirimkan delegasinya ke PIMNAS,” ujarnya.

Meski target jumlah proposal terkirim yang diusung dua kali lebih banyak dari tahun lalu, beberapa pihak menilai target tersebut sebagai hal yang realistis untuk diwujudkan.

“Ya realistis, dua tahun lalu kita sempat 1000 lebih (proposal terkirim, red), lalu diseleksi menjadi 700. Itu waktu PIMNAS di UNY,” kata Ketua Umum Agritech Research and Study Club (ARSC) FTP Adi Rahmanto Wibowo.

Ketua Umum Sekolah Kreativitas Mahasiswa (SKM) FPIK Muhammad Yusuf juga yakin target tersebut dapat tercapai karena UB selalu mampu mengirim lebih dari 1000 proposal.

“UB itu selama mulai dari dua tahun ke belakang, selalu lebih dari 1000 proposal. Namun sejak dua tahun pula, universitas yang masuk sepuluh besar kemahasiswaan hanya diperbolehkan 700 proposal. Baru tahun kemarin (PIMNAS ke-32, red), tidak sampai 700, paling hanya sektiar 400 proposal,” kata Yusuf.

Pada PIMNAS ke-33 nanti, kuota UB menjadi 1000 proposal dengan penjabaran sebagai berikut, 700 proposal untuk PKM-PE, PKM-PSH, PKM-M, PKM-K, dan PKM-T, 200 proposal untuk PKM-KC, PKM-GT, dan PKM-AI, serta 100 proposal untuk PKM-GFK

Penulis: Abdi Rafi Akmal
Kontributor: Savira Alvionita, Zainal Mustofa
Editor: Oky Prasetyo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.