MALANG-KAV.10 Berbeda dengan sebelumnya, kegiatan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) yang merupakan serangkaian dari acara PKK Maba Fakultas Pendidikan Vokasi dilaksanakan sebanyak dua kloter di Dodikjur dan Bela Negara. Kloter pertama dilaksanakan mulai hari ini sampai tanggal 19, sementara untuk kloter kedua mulai Minggu, tanggal 19 sampai 23 Agustus.

Ketua Pelaksana PKK Maba Vokasi Muhammad Abdurrohman juga mengatakan bahwa total yang berpartisipasi ada sebanyak 1692 maba, “Jumlah yang ikut rindam diwajibkan untuk mahasiswa baru, ada sekitar 1691 maba,” ucapnya.

Saat ditemui awak kavling10 salah seorang maba Vokasi bernama Muhammad Wahfiudin menjelaskan bahwa terdapat 36 cluster yang nantinya akan dibagi menjadi dua, dengan aturan kloter satu untuk cluster satu sampai 16, sementara kloter dua adalah cluster 17 sampai 36, “Aku cluster 36, untuk yang besok sampai tanggal 19 itu cluster 1 sampai 16.” jelasnya.

Tujuan kegiatan Rindam adalah untuk pembekalan kedisiplinan mahasiswa. Kegiatan ini juga merupakan bagian yang dimasukkan ke mata kuliah kewarganegraan selama satu semester. “Kebetulan rindam ini juga masuk ke dalam mata kuliah kewarganegaraan selama satu semester.” ujar Abdurrohman. Ketika ditanya mengenai pendapatnya sebelum mengikuti Rindam, Wahfiudi menganggap bahwa Rindam sebenarnya akan menyerupai kegiatan baris-berbaris. Ia mengaku senang sebab akan mendapat kesempatan berlatih secara militer, “Buat menambah wawasan kemiliteran gitu. Kan biasanya gak banyak anak tahu pendidikan militer,” ucap maba tersebut dengan ekspresi antusias.

Penulis: Abdul Hadi
Editor: Triska Kharisma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.