MALANG-KAV.10 Fakultas Pertanian (FP) berlakukan aturan rambut 1-2-1 cm bagi maba. Peraturan yang dimaksud yakni, panjang rambut samping kanan dan kiri satu cm sementara dua cm di bagian atas. Mengenai panjang rambut ini termasuk dalam aturan yang telah disepakati oleh panitia ospek PKK Maba FP.

“Kami panitia poster tetap kekeh untuk menerapkan aturan yang telah disepakati,” tegas M. Maulana Nasution selaku ketua pelaksana PKK Maba FP.

Baca juga: KECEROBOHAN PANITIA BERIMBAS BOCORNYA ATRIBUT BAWAAN MABA

Mekanisme pengukuran rambut maba dilakukan oleh Disma (Disiplin Mahasiswa). Apabila rambut maba melebihi panjang yang telah ditentukan, maka rambut maba akan dipotong oleh panitia PKK Maba FP yang bersangkutan. “Nanti Disma (Disiplin Mahasiswa) akan membawa penggaris, apabila dirasa cukup panjang dan tidak sesuai dengan peraturan maka akan langsung dipotong,” imbuhnya.

Alfian Maulana, salah satu maba yang rambutnya melanggar ketentuan, mengungkapkan bahwa dirinya sempat di potong dua kali yaitu di hari pertama dan hari kedua ospek oleh Panitia Disma PKK Maba FP. “Iya mas, rambut saya di potong dua kali,” jelas Alfian.

Ia beralasan bahwa dirinya datang ke Malang H-6 sebelum pelaksanaan ospek berlangsung. Sehingga rambutnya tumbuh kembali setelah dipotong di kota asalnya. “Saya datang ke Malang enam hari sebelum pelaksanaan ospek mas, jadi rambut saya tumbuh lagi,” ujarnya. Ia juga beralasan dririnya belum terbiasa dan belum mengetahui lingkungan Malang ini. Tetapi alasan di atas tidak dimaklumi oleh panitia karena hal tersebut sudah dapat di atasi di jaman sekarang ini. “Ya saya rasa hal seperti itu cukup mudah diatasi ya mas, karena mesin pencarian juga sudah canggih,” tutur Maulana.

Penulis: Nuril Zainal Fanani
Editor: Debbie Julia Gibson

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.