Penyerahan piala dan hadiah kepada juara II oleh Ketua HIMADATA UB di Gedung Widyaloka, Foto: Abdi

MALANG-KAV.10 Himpunan Mahasiswa Budidaya Tanaman (HIMADATA) UB menjadi tuan rumah penyelenggaraan Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Nasional (LOKTIMANAS) 2019 (03/05). Penunjukan HIMADATA sebagai tuan rumah setelah melalui Rapat Koordinasi Nasional bersama seluruh anggota Forum Komunikasi dan Kerjasama Himpunan Mahasiswa Agronomi Indonesia (FKK HIMAGRI).

Sekretaris Jenderal FKK HIMAGRI Benny Rivaldy menerangkan bahwa, “Memang karena kemauan tuan rumah (HIMADATA, red). Jadi biasanya teknisnya itu adalah kampus-kampus yang hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional mengusulkan diri,” jelasnya.

LOKTIMANAS merupakan program kerja dua tahunan FKK HIMAGRI. Menurut Benny, penyelenggaraan LOKTIMANAS tidak bisa dipastikan selalu ada karena menyesuaikan kebijakan pengurus pada tahun tersebut.

“LOKTIMANAS itu merupakan program dalam kepengurusan pusat setiap dua tahun sekali. Setiap kebijakan sekjen berbeda-beda. Sempat juga tidak terselenggara,” tambahnya.

Pada penyelenggaraan kali ini, LOKTIMANAS diisi dengan tiga rangkaian acara utama, yaitu lomba karya tulis ilmiah nasional, seminar nasional, dan field trip bagi finalis lomba.

Burhan Ahmad sebagai Ketua Pelaksana LOKTIMANAS 2019 menjelaskan terkait rangkaian acara tersebut, “Di hari pertama, ada presentasi lomba karya tulis nasional bagi para finalis. Di hari berikutnya, ada seminal nasional yang diisi oleh tiga pemateri. Kemudian di hari terakhir, agenda field trip untuk seluruh finalis. Kemungkinan field tripnya di Petik Jambu Kristal, Batu,” jelasnya.

Burhan menjelaskan ada 13 tim finalis dari beberapa universitas, di antaranya Universitas Padjadjaran, Universitas Negeri Jember, dan Universitas Sultan Agung Tirtayasa. Menurutnya, ini bukanlah kali pertama UB menjadi tuan rumah. Sebelumnya UB sudah pernah menjadi tuan rumah pada tahun 2013.

Bagi Benny, penyelenggaraan LOKTIMANAS 2019 telah sesuai dengan harapannya. Menurutnya, sebagai kampus besar, penyelenggaraan lomba di sini dirasa sangat profesional.

“Ini pengalaman berharga bisa terselenggara di Universitas Brawijaya. Apalagi penyelenggara lomba yang begitu profesional. Seluruh kegiatan berjalan dengan lancar, dan secara teknis lomba, UB sudah jauh lebih baik,” ungkap Benny.

Pengumuman pememang lomba karya tulis nasional dilaksanakan setelah seminar nasional. Universitas Brawijaya mendapat peringkat pertama. Universitas Padjadjaran menempati peringkat kedua. Kemudian di peringkat ketiga, ditempati Universitas Sultan Agung Tirtayasa.

Penulis: Abdi Rafi Akmal
Editor: Oky Prasetyo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.