MALANG-KAV.10 Aliansi Brawijaya Menggugat Jilid III membawa enam poin tuntutan dalam aksi peringatan Hari Pendidikan Nasional di depan Gedung Rektorat. Lima poin tuntutan sebagai isu umum, sedangkan satu poin tuntutan sebagai isu khusus.

Fajar Hidayansyah Ilham, Humas aksi, menjelaskan bahwa empat permasalahan di UB Kediri diangkat ke dalam poin-poin tuntutan. Penolakan terhadap pemungutan dana di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT) turut dimasukkan karena mahasiswa agrokompleks masih sering dimintai dana untuk praktikum.

Massa aksi berjalan menuju Gedung Rektorat. Foto: Abdi

“Kita mengharapkan tuntutan yang kami tawarkan dapat diterima semua,” kata Fajar.

Meski begitu, Fajar mengungkapkan bahwa isu khusus terkait penolakan PTN-BH tidak mendapat kesepakatan dari semua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas yang tergabung dalam aliansi. BEM yang tidak menyepakati adalah BEM Fakutas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM).

“Sebelum kita bawa isu ini [tolak PTN-BH], sudah ada kajian internal dari masing-masing fakultas. Jadi menurut pandangan mereka, mungkin menolak PTN-BH tidak sesuai dengan apa yang ingin mereka bawa,” ujar Fajar.

Direktur Jenderal Kajian Strategis BEM FEB Anindita Fanny memembenarkan sikap BEM FEB yang tidak menyepakati poin tuntutan penolakan PTN-BH. “FEB menolak poin tersebut, karena dari FEB sendiri menerima PTN-BH dan mengawalnya,” jelas Anindita.

Ia berpendapat bahwa PTN-BH harus disikapi secara realistis. Berkas-berkas sudah terlanjur dikirim dan kini hanya tinggal menunggu prosesnya. Baik UB dan Kemenristekdikti pun sudah menunjukkan kesiapannya agar UB segera menjadi PTN-BH.

“Alangkah lebih baiknya kita mempersiapkan setelahnya saja. Setelah jadi PTN-BH, apa yang harus kita persiapkan,” ungkap Anindita

Walaupun sudah menentukan sikap, ia belum bisa memastikan pengawalan yang harus dilaksanakan. “Poin-poin secara jelasnya memang belum kita susun secara matang,” pungkasnya.

Dalam aksi kali ini, seluruh BEM Fakultas termasuk EM dan UB Kediri menjadi bagian dari aliansi. Hingga pukul 12.00 WIB, belum ada tanggap atas tuntutan aksi yang dibawa mahasiswa. Pihak rektorat rencananya masih akan merundingkan poin-poin tuntutan dengan perwakilan dari aliansi pada pukul 13.00 WIB.

Penulis: Abdi Rafi Akmal
Editor: Nuris Hisyam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.