Panitia sedang mengatur antrian panjang pemilih di Gedung E FIA sore tadi (5/12). Foto: Fira

MALANG-KAV.10 Konflik antara panitia dan pemilih dalam pemilihan wakil mahasiswa (Pemilwa) Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) berujung pada dicopotnya atribut salah satu panitia Pemilwa hari ini (5/12). Konflik ini berawal dari salah satu panitia yang melontarkan lelucon kepada beberapa pemilih untuk golput dalam pemilwa.

“Ada salah satu lelucon dari panitia yang bilang semacam ajakan untuk golput padahal itu hanya sebatas becanda. Tapi itu memunculkan konflik yang menurut persepsi orang berbeda-beda dan itu menimbulkan suatu intervensi. Nah itu yang menjadi permasalahan,” ujar Aji Khorul selaku Ketua Pelaksana Pemilwa FIA 2018.

Atas tindakan tersebut, panitia yang bersangkutan dicopot atributnya dan membuat surat permintaan maaf secara tertulis dan terbuka. Diungkapkan oleh pelapor yang tidak bersedia disebutkan namanya, bahwa kronologi konflik bermula dari pelapor yang menuju antrian. Disitu pelapor bersama temannya sedang mengobrol dengan salah satu panitia. Panitia tersebut kemudian melontarkan lelucon kepada teman pelapor berupa ajakan untuk golput yang berujung pada konflik antara pelapor dan panitia.

“Terlepas dari konteks bercanda atau tidak ini kan sangat mempengaruhi psikologis dari sang calon pemilih. Terlepas dia memilih atau tidak tapi kan ada intervensi psikologis gitu apalagi yang diintervensi adalah mahasiswa baru. Dan oknum tersebut menggunakan atribut kepanitiaan. Cukup mengecewakan lah kinerja tahun ini,” ungkap pelapor.

Lebih lanjut teman pelapor mengungkapkan bahwa tindakan tersebut merupakan tindakan yang dapat merugikan calon karena dapat berimbas pada hilangnya suara pemilih.

“Sangat merugikan karena satu suara dua suara hilang itu sangat merugikan sang calon. Dan menurutku ketika memang ada ketidaksepakatan dengan naiknya salah satu calon bukan seperti itu caranya. Ada hal-hal lain yang bisa dilakukan seperti wacana tandingan,” ujarnya.

Tahun ini Pemilwa FIA 2018 dilaksanakan di Gedung E dengan total jumlah pemilih sebanyak 4.766. Jumlah suara masuk sebanyak 1.613 suara dengan perolehan suara untuk calon presiden dan wakil presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) nomor urut satu sejumlah 703 suara dan nomor urut dua 847 suara. Sedangkan, 63 suara lainnya memilih abstain. (fir/lia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.