MALANG-KAV.10 Hal unik dari PKK Maba Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) tahun ini adalah pemberian nama medis oleh panitia pada setiap maba. Sejumlah 106 maba dibagi menjadi enam kelompok, yang tiap kelompok terdiri dari 15-19 orang. Pemberian tiap nama kelompoknya berdasarkan departemen yang ada dalam kedokteran gigi, misalnya Departemen Bedah Mulut hingga Departemen Orthodesia. Pembagian nama setiap maba juga tidak acak, namun terkait dengan nama kelompoknya.

“Di FKG kan banyak sekali istilah-istilah medis ya. Kita kasih nama medis supaya pas kuliah mereka ini udah pernah tau nama itu di ospek, sudah familiar,” ungkap Ketua Pelaksana Kenzie Reezkytama.

Ia menambahkan bahwa maba harus mencari artikel dari nama medisnya masing-masing agar bisa memahami istilah medis secara mendalam. Panitia juga mewajibkan maba untuk menghafal nama medis maba lain supaya tidak hanya hafal satu nama saja.

Maba FKG Yacob Felix Leonardo Sihombing, mengatakan bahwa nama medisnya hanya berlaku di dalam lingkungan FKG selama PKK Maba dan tidak berlaku di lingkungan luar FKG. Ia mendapat nama Periodontal pocket yang artinya penyakit di rahang gigi, dan ia tidak keberatan menghafal nama medis tersebut.

“Selama ospek ini berlangsung kita pakai nama medis. Harus dihafalkan karna nama medis itu yang paling utama,” tambahnya. (gem/jef)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.