MALANG-KAV.10  PKK Maba FKG hari ini menekankan maba agar turut berkontribusi dalam organisasi mahasiswa (Ormawa), terutama di fakultas. Wakil Presiden Internal BEM FKG Abde Paraton Nariesetya mengatakan bahwa sebagai calon tenaga kesehatan tidak cukup hanya dengan mempunyai hard skill yang didapat dari kuliah, melainkan harus punya soft skill. Meskipun demikian, ia terang-terangan mengaku bahwa kuliah di FKG itu sulit.

“Itu penyakit yang ada dari tahun ke  tahun. Di sini memang keluhannya ada yang terlalu ambisius dengan akademiknya, ada lagi alasan orang tua, ada lagi alasan mungkin memang malas dari anaknya,” ujarnya.

Ketua Umum Forum Mahasiswa Islam Kedokteran Gigi (FORMIKAGI) Zainal Arifin mengatakan hal serupa. Menurutnya  berorganisasi itu penting, karena setelah berorganisasi ia jadi lebih baik dalam manajemen waktu, hingga  belajar bagaimana berhubungan dengan orang lain dalam berkomunikasi. Ia juga membantah pernyataan tentang mahasiswa kedokteran, khususnya kedokteran gigi itu jarang berorganisasi.

“Kurang tepat sih soalnya sebagian besar dari teman-teman disini malah kebanyakan organisasi. Dalam hal kepanitiaan misalnya, satu orang itu bisa merangkap tiga sampai empat kepanitiaan,” ungkapnya.

Maba FKG Junda Hukmu Afda mengungkapkan pengenalan Ormawa membuatnya tertarik mengikuti salah satu organisasi. Ia berpendapat jika berorganisasi itu penting dan ia juga tidak khawatir jika nanti nilainya akan terancam. “Tergantung cara bagi waktunya sih, sama yang penting ada semangat. Kalau saya sendiri kalau ada semangat insyaAllah bisa,” ujarnya. (gem/jef)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.