MALANG-KAV.10 Maba Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) ditempa untuk memiliki sikap disiplin, sopan santun, berbudaya dan beretika positif dalam PKK Maba yang diselenggarakan di Kampus II Dieng. Hal ini menurut Kapel PKK Maba FKH Malikul Amin penting dimiliki oleh seorang dokter hewan. “Korelasinya dengan profesi dokter hewan sangat ada. Setiap profesi kan memiliki kode etik, kode etik itu menilai etika, setiap dokter wajib mendahulukan pasiennya. Itu etika di dokter hewan sendiri,” ujar mahasiswa angkatan 2016 itu.

Ia juga menambahkan bahwa tema kedisiplinan dan nasionalisme yang diangkat untuk kegiatan PKK Maba di FKH masih berkorelasi dengan isu radikalisme yang sedang banyak diperbincangkan. “Tahun ini kita sangat menggembleng kedisiplinan, nasionalisme dan budaya. Dari rektor sendiri juga kemarin karena ada isu hangat mengenai radikalisme,” jelas Amin.

Senada dengan hal tersebut, menurut Wakil Dekan III Edhie Sujarwo untuk mendukung terwujudnya sikap nasionalis dan disiplin pemateri yang mengisi acara berasal dari TNI Angkatan Darat, alumni dan beberapa dokter hewan. “Terkait pemateri banyak, ada Prof. Hendrawan tentang radikal, Koramil, Alumni, Industri, ada lagi dari praktek-praktek dokter hewan,” terangnya.

Saat diwawancara oleh awak Kavling10, ia juga sempat mengeluhkan mahasiswa sekarang yang kurang disiplin mengikuti kegiatan akademik kampus. “Terkait dengan kedisiplinan, kemudian kesopanan kan banyak sekali mahasiswa yg diajar itu rame gitu lho,” tuturnya. (vjp/lia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.