MALANG-KAV.10 Rindam atau yang dikenal Resimen Induk Kodam adalah satuan lembaga pendidikan. Rindam dilaksanakan di Depo Pendidikan (Dodik) Bela Negara, saat hari kedua pelaksanaan PKK Maba (16/08) hingga tanggal 20 Agustus 2018. Rindam sebenarnya adalah bagian dari mata kuliah yang ditempuh maba Vokasi , saat sore hari.  Dalam rindam biasanya akan diberikan materi seputar bela negara, nasionalisme, dan kedisiplinan.

Humas PKK Maba Vokasi Novita Rosyida, mengatakan di rindam nanti mereka akan diajarkan bagaimana disiplin, bela negara langsung oleh TNI. “Kalau gini, sama anak-anak kan dibentak-bentak tapi kan gak bisa nurut, tapi kalo temen-temen TNI, alhamudillah, beliau tanpa harus membentak, itu mereka langsung udah bisa nurut lah, mungkin disitu kita bisa belajar caranya, bagaimana sih ketika kita ingin melatih mental seseorang,” ujar Novita.

Frendy Chrisdion, dalam wawancara dengannya, ia membayangkan bahwa rindam akan seperti wajib militer, dimana ada pemberian materi disiplin, pelatiahn baris-berbaris, push up, sit up, bangun pagi, dan lain-lain. “Itu (RINDAM, red) akan sangat mempengaruhi kedisiplinan, soalnya di Korea Selatan kan ada wajib militer juga, nah itu kalo kayak gini kan bagus kan, untuk mahasiswa. Ya itu kayak tni tni gitu lah, paling gak sempet mandi, makan, ya kayak gitulah,” tutur Mahasiswa Perpajakan Vokasi 2018 itu.

Berbagi pengalaman yang sudah dialaminya, Mahasiswa Akuntansi Terapan 2016 Yoga Ekariawan, mengatakan bahwa intinya kita diajarkan sikap bela negara, kedisiplinan, dan sikap kenegaraan kita diasah. “Jadi kalo wajib militer sih, ya hampir-hampir sama, tapi kan kita ambil positifnya aja, kita belajar sama orang militer, kita ambil ilmunya, kita ambil disiplinnya, tegasnya, dan etikanya, gitu,” ujarnya.(agn/lnf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.