MALANG-KAV.10 Sudah genap setahun peresmian Mash Classroom yaitu Teknologi Smart Class yang memungkinkan proses pembelajaran di suatu tempat dapat diikuti oleh peserta di tempat yang berbeda secara interaktif Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) UB oleh Bisri selaku mantan rektor tahun lalu. Namun pada kenyataannya Mash Classroom belum berjalan dengan semestinya.

Risky Mahasiswa Filkom 2015 menjelaskan bahwa beberapa mahasiswa sudah mencoba sistem tersebut.“Untuk beberapa kelas sudah mencoba dan dari pihak Filkom juga sudah menerapkan Mash Classroom untuk angkatan 2014 sudah mencoba,” jelasnya.

Berbeda dengan Eka mahasiswa Filkom 2016 mengomentari soal Mash Classroom. “Waktu semester dua kemarin saya lagi terminal, jadi tidak tahu tapi sampai saat ini saya belum merasakan fasilitas tersebut,” keluhnya.

Dari pihak dosen sendiri lebih memlih menggunakan sistem E-Learning karena di anggap lebih mudah. “Sistem E-learning itu sistem penunjang pelajaran misalkan dosen meng-upload tugas, dan materi nantinya dosen dan mahasiswa bisa login dan bisa menampilkan pengumuman dan kuis,” Ujar Herman Tolle selaku ketua jurusan sistem informasi.

Beliau menambahkan untuk penerapan Mash Classroom di Filkom UB belum maksimal. “Tetapi Filkom belum menerapkan untuk Mash Classroom sepenuhnya, dosen masih mengajar di kelas. Belum direkam dan ditaruh di web,” ujar Herman Tolle. (dra/odp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.