Kebersamaan dalam Berkarya di Kota yang Dingin

0
1
Salah satu adegan dalam naskah pementasan yang berjudul “Kota yang Dingin”, (17/2). (Foto: Fahmi)

MALANG-KAV.10 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KUTUB bersama lembaga seni dari sembilan fakultas UB menggelar pentas bersama pada Sabtu malam kemarin (17/2), di Gedung Kebudayaan Mahasiswa. Menampilkan naskah berjudul Kota yang Dingin, sutradara sekaligus penulis naskah pementasan, Mochammad Ilham Fatahilah berusaha menyorot fenomena masyarakat saat ini yang tampak kurang memiliki rasa empati.

“Karena kan keluh kesah saya ini sebenarnya banyak orang yang perhatian dengan lingkungannya, tapi itu hanya sekedar memperhatikan, tidak ada empatinya, tidak ada simpatinya sama sekali,” tuturnya.

Dalam alur ceritanya, dikisahkan si tokoh utama bernama Laila hidup dalam kota yang tidak banyak kasih sayang. Namun tekadnya membuat ia bertahan menjalani hidup dan menemukan arti dari kasih sayang. Ilham juga menyampaikan pesan lain pementasan ini yakni tentang makna api dalam diri manusia dan tujuan hidup sebenarnya.

“Bahwasanya setiap orang itu ada unsur api dalam dirinya. Unsur api yang pertama menjelma dalam egois, entah itu tekad yang bulat maupun pantang menyerah. Kedua tujuan hidup sebenarnya itu apa, ketika kita umat beragama tujuan hidup kita untuk Tuhan kenapa ketika kita melakukan hal-hal yang diperintahkan oleh Tuhan dan itu diluar ekspektasi kita. Tuhan memerintahkan ini pasti hasilnya ini, ketika tidak sesuai dengan kenapa kita harus kecewa, yang penting kita sudah melakukan,” kata Ilham yang juga pengurus di Teater Kertas FH UB.

Pimpinan Produksi Pentas Bersama, Dewi Yunanda mengatakan penyelenggaraan pentas ini merupakan wadah bagi UKM dan lembaga seni lingkup fakultas untuk berkumpul dan saling bersilaturahim. Wacana untuk mengadakan pentas bersama ini sebenarnya telah digagas sejak satu tahun sebelumnya, namun baru terealisasi tahun ini.

“Kalau temanya itu kebersamaan dalam berkarya. Kebetulan pentas bersama baru kali ini dan ini tetep dibawah naungan KUTUB. Bawa nama KUTUB karena sanggar-sanggar fakultas itu semua dinaungi oleh KUTUB. Dan ini dalam satu proses kita bareng-bareng sama teman-teman fakultas baru kali ini,” ujar mahasiswi Fakultas Pertanian tersebut.

Sembilan lembaga seni yang digandeng UKM KUTUB dalam pentas ini diantaranya Teater Kertas (FH), Sanggar Seni Mahasiswa (FIA), Teater Cowboy (Fapet), Teater Lingkar (FIB), Teater EGO (FEB), Teater Lempung (FTP), Teater Bothak Campus (FMIPA), Gendhis (FISIP), dan Bengkel Seni (FP). Selain itu, Teater Malaka juga diundang membuka acara dengan teatrikal puisi yang berjudul “Manusia! Katanya”. (sad/lnf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.