Pemilwa Filkom : Calon Tunggal versus Kotak Kosong

0
1
Suasana Pemilwa Filkom 2017 yang diadakan di Gedung F kemarin (6/12). Foto: Tri
Suasana Pemilwa Filkom 2017 yang diadakan di Gedung F kemarin (6/12). Foto: Tri

MALANG-KAV.10 Berbeda dari tahun sebelumnya, Pemilihan Wakil Mahasiswa (Pemilwa) Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) tahun ini hanya miliki satu pasang calon Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Menindak hal tersebut, panitia menyediakan kotak kosong lawan dalam Pemilwa Filkom. “Sesuai Peraturan kalau ada satu calon, maka satu calon itu dilawankan dengan kotak kosong,” tutur Rizky Kurniawan Pamungkas selaku Ketua Pelaksana.

Secara mekanisme, calon tunggal dalam Pemilwa harus mendapat suara sah sebanyak 60%. Ketika tidak mencapai 60% maka akan diadakan pemilihan ulang, mulai dari pendaftaran calon.

“Calonnya sudah kuat yang satu ketua angkatan dan yang satunya lagi memang bagus,” komentar Koirul Riza, mahasiswa angkatan 2015 saat di wawancarai. Meski begitu, pesta demokrasi ini dirasa kurang menarik karena tidak adanya lawan dari pasangan lain. “Lawannya adalah kertas putih, jadinya kurang seru, Tapi balik lagi itu tidak bisa dipaksakan,” imbuhnya.

Tidak banyak perbedaan lainnya dalam Pemilwa tahun ini dibanding tahun sebelumnya. Mengingat tahun sebelumnya Filkom juga miliki calon tunggal dalam pemilihan DPM-nya. Peningkatan jumlah pemilih juga terjadi dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagai calon tunggal, harapan dan keinginan banyak disampaikan oleh pemilih. Irma angkatan 2014 mengungkapkan, “Harapan saya presbem yang akan terpilih tidak terlalu santai dalam menjalankan tanggung jawabnya karena ia menjadi calon tunggal”, dan dari ketua Pelaksana sendiri berharap “Harapanku visi misi bear-benar dijalankan, jadilah ketua yang merangkul, jadilah wakil yang mempung aspirasi. Jangan cuma visi dan misi tapi tidak di jalankan.” (try/rw/gph)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.