Suasana grand opening PEMIRA UB 2017 yang digelar di Auditorium Prof. Ir. Suryono Fakultas Teknik, Kamis kemarin (26/10).  Foto: Nuris.
Suasana grand opening PEMIRA UB 2017 yang digelar di Auditorium Prof. Ir. Suryono Fakultas Teknik, Kamis kemarin (26/10). Foto: Nuris.

MALANG-KAV.10 Untuk pertama kalinya, Pemilihan Mahasiswa Raya (PEMIRA) UB 2017 akan dilangsungkan bersamaan dengan Pemilihan Wakil Mahasiswa (Pemilwa) fakultas. Terkait wacana ini, Ketua DPM UB Hasbi Assiddiq mengungkapkan adanya kendala dimana tidak semua fakultas sanggup. Hingga kemarin (26/10), hanya FK dan FKG yang telah menyatakan siap mengikuti rencana ini, sedangkan fakultas lain masih belum memutuskan.

“Tahun ini kita memulai siapa yang mau bareng dan bisa bareng kita akan melaksanakan bareng. Untuk FT itu sudah (selesai Pemilwa-red), FIA di minggu ketiga dan PEMIRA di minggu keempat,” beber Hasbi.

Dalam gelaran grand opening yang diadakan di Auditorium Prof. Ir. Suryono Fakultas Teknik kemarin (26/10), Kordinator Acara PEMIRA 2017 Reza Pahlevi menyampaikan target partisipan yang ingin dicapai pada tahun ini sejumlah 20.000 pemilih“Dengan upaya menarik partisipan sebanyak-banyaknya, harapannya PEMIRA tahun ini bisa lebih dari tahun kemarin. Apalagi hal baru karena tahun ini pelaksanaan diadakan serentak dengan Pemilwa,” ujar mahasiswa FTP angkatan 2015 ini.

Ketua Pelaksana PEMIRA 2017, Fiyan Febryantara mengungkapkan strategi yang akan ditempuh panitia untuk mencapai target tersebut diantaranya melalui safari fakultas. “Kita juga buat crisis center yang kita sebut PIPI yaitu Pusat Informasi Pemira Interaktif,” ujarnya.

Pada tahun sebelumnya dari target awal panitia 15.000 pemilih, suara yang masuk akhirnya hanya sejumlah 12.184. Mengomentari hal ini, Hasbi mengaku target 20.000 partisipan yang diusung panitia tahun ini memang jauh dari kata realistis. “Tapi namanya juga mimpi mau setinggi langit kan juga nggak apa, kita optimis karena kita akan booming-kan lewat safari vote,” tutur mahasiswa FH angkatan 2013 ini.

Seperti tahun lalu, untuk merangsang keterlibatan partisipan PEMIRA, tahun ini rektorat kembali memberi iming-iming hadiah kepada fakultas. Menurut Hasbi, tahun ini pemberian reward bukan ditentukan dari jumlah pemilih terbesar tapi fakultas dengan presentasi pemilih terbesar. “Tahun lalu itu kesalahan, bahwa yang dapat jumlah peserta pemilih terbanyak yang dapat uang. Sedangkan yang dapat Teknik dan FP, yang mana fakultas ini gede, banyak mahasiswanya,” pungkasnya.  (nur/gph)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.