Mahasiswa sampaikan dukungan Tolak PTN-BH lewat orasi di Bundaran UB (18/9). Foto: Fahmi
Mahasiswa sampaikan dukungan Tolak PTN-BH lewat orasi di Bundaran UB (18/9). Foto: Fahmi

MALANG-KAV.10 Sekelompok mahasiswa lakukan aksi di depan Bundaran UB kemarin sore, Senin (18/9). Mereka menyatakan dukungan kepada delegasi mahasiswa yang bertolak ke Jakarta untuk hearing dengan pihak Kemenristekdikti terkait rencana alih status UB menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH). Suara yang digaungkan tetap sama dengan aksi pada 2 Mei lalu, mahasiswa yang tergabung dalam aksi ini tetap menyatakan tolak PTN-BH.

Meski begitu, koordinator Aksi Solidaritas Menolak PTN-BH Rinto Siahaan mengakui bahwa dukungan yang diberikan masih perlu ditingkatkan. Menurut Rinto, aksi solidaritas tidak hanya bertujuan untuk melakukan orasi saja, tetapi agar mahasiswa bisa menyuarakan pendapatnya soal PTN-BH. “Padahal kita masih menyuarakan jargon Kita Satu Brawijaya, tetapi sekarang kemana,” ujarnya saat orasi.

Menurut salah satu peserta aksi, Iit Istiani, aksi solidaritas seharusnya bisa mengajak lebih banyak mahasiswa dari berbagai angkatan untuk terlibat dalam mengkritisi kebijakan PTN-BH. Selain untuk menyatakan sikap, aksi solidaritas dapat memberikan informasi yang selama ini belum tersampaikan. “Misalnya informasi mengenai keberangkatan delegasi, masih banyak yang baru mengetahui beberapa hari yang lalu,” tutur mahasiswi FTP angkatan 2013 ini.

Selain melakukan orasi sekaligus pernyataan sikap menolak PTN-BH, aksi teatrikal dan musik juga dilakukan untuk menyatakan dukungan pada delegasi yang berangkat ke Jakarta. Mahasiswa yang tergabung dalam delegasi ini berasal dari perwakilan berbagai organ mahasiswa termasuk EM, DPM, BEM Fakultas, serta beberapa Organisasi Mahasiswa Ekstra. (sad/nur)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.