MALANG-KAV.10 Level UKT (Uang Kuliah Tunggal) bagi mahasiswa semester sembilan  ke atas Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UB bisa berkurang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dekan FMIPA Adi Susilo saat ditemui oleh awak Kavling10, Minggu (20/8).  Seperti yang diketahui, permasalahan penurunan biaya UKT bagi mahasiswa semester sembilan saat ini menjadi tuntutan utama bagi pegiat mahasiswa untuk menuntut adanya asas keadilan dalam pembayaran UKT, terutama bagi mereka yang hanya tinggal menyelesaikan tugas akhir atau skripsi.

Kebijakan penurunan grade  tersebut adanya bukanlah tanpa syarat. Para mahasiswa semester sembilan harus menyelesaikan semua sks yang di haruskan untuk mereka agar dapat menurunkan grade UKT.

Ada dua kebijakan yang di keluarkan oleh pihak dekanat FMIPA UB untuk pengurangan grade UKT mahasiswa yang telat lulus. “Jadi di semester 9 itu kita mempunyai kebijakan diantaranya, kalo memang itu tinggal ujian, itu gradenya diturunkan, jadi bukan presentase, jadi gradenya, kalau sudah penelitian itu juga ada penurunan tertentu,” ujarnya.

Selain itu, penurunan grade UKT yang di tawarkan oleh pihak dekanat tidak berlaku bagi mahasiswa yang masih mengambil mata kuliah di semester sembilan. Adi mengatakan tindakan lanjut yang dilakukan oleh pihak fakultas terhadap mahasiswa yang kuliah melebihi empat tahun juga adalah memanggil mereka semenjak tahun ke empat mereka kuliah. Tujuan dari pemanggilan tersebut ialah maahasiswa akan lebih dipantau dan diarahkan oleh pihak jurusan atau fakultas untuk dapat menyelesaikan studi secepatnya. (dyn/miy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.