Kata-kata yang Tak Terucap- Tulisan-tulisan yang tak mampu bersuara dalam Aksi Bela Kediri di Depan Kantor DPRD Kota Kediri, menuntut kejelasan status UB yang sempat dicap ilegal oleh DPRD di media massa.
Kata-kata yang Tak Terucap- Tulisan-tulisan yang tak bersuara dalam Aksi Bela Kediri di Depan Kantor DPRD Kota Kediri, Sabtu (10/12), menuntut kejelasan status UB yang sempat dicap ilegal oleh DPRD di media massa. (Khoyrudin-Kav.10)

 

Barisan Aksi Massa pendukung Aksi Bela Kediri berbaris di depan gerbang DPRD Kota Kediri sambil bergandeng-tangan sebagai wujud sebuah kesatuan tekad untuk mencapai pengakuan legal UB Kediri.
Barisan Aksi- Massa pendukung Aksi Bela Kediri berbaris di depan gerbang DPRD Kota Kediri sambil bergandeng-tangan sebagai wujud sebuah kesatuan tekad untuk mencapai pengakuan DPRD tentang legalnya UB Kediri. (Khoyrudin-Kav.10)

 

 

 

 

Menuntut Kejelasan- Mahasiswa peserta aksi sedang bersorak-sorak sambil bernyanyi meminta tuntutannya untuk mengakui UB Kediri sebagai legal oleh DPRD dan mau mengklarifikasikan hal ini kepada media.
Menuntut Kejelasan- Mahasiswa peserta aksi sedang bersorak-sorak sambil bernyanyi menuntut DPRD Kota Kediri untuk mengakui UB Kediri legal dan mau mengklarifikasikan hal ini kepada media. (Khoyrudin-Kav.10)

 

Sebuah Jawaban- Reza Darmawan (kaos abu-abu belang), selaku ketua panitia khusus yang bertugas menyelidiki pembangunan gedung UB Kediri menyampaikan hasil dari diskusi  peserta aksi dengan anggota DPRD. Ungkapan UB Kediri illegal bukan putusan resmi DPRD Kota Kediri.
Sebuah Jawaban- Reza Darmawan (kaos abu-abu belang), selaku ketua panitia khusus pembangunan gedung UB Kediri menyampaikan hasil dari diskusi peserta aksi dengan anggota DPRD. Ungkapan UB Kediri illegal bukan putusan resmi DPRD Kota Kediri. (Khoyrudin-Kav.10)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.