MALANG-KAV.10 Aliansi Mahasiswa Brawijaya dalam audiensi dengan Rektorat dan EM-DPM Pusat UB (2/11) memaparkan tentang temuan jumlah pendapatan untuk pengadaan almamater, jaket, dan kaos tahun 2015 yang jumlahnya dianggap tidak realistis.

Salah satu anggota Aliansi Mahasiswa Brawijaya, Novada menanyakan tentang data yang sebenarnya dapat diakses lewat situs resmi pengadaan barang UB. “Untuk pendapatan jasa layanan yang termasuk jaket almamater tahun 2015, itu sejumlah Rp 4.400.000,00 kalau semisal margin pendapatan disini semestinya minimal dituliskan sekitar 500 juta, tapi kalau semisal berdasarkan jumlah 20% yang SPMK jumlahnya tidak tepat 4.400.000,00 pasti diatas itu lebih, lantas itu apa?” tanya Novada. Menurutnya temuan data tersebut menjadi catatan untuk keterbukaan informasi publik UB lainnya, agar kedepan data yang dirilis dapat menjadi sumber informasi yang akurat dan semakin rinci.

Menanggapi temuan nominal pendapatan jasa layanan yang diungkapkan Novada, Wakil Rektor II bidang keuangan Sihabudin mengatakan kurang tahu dan akan melihat lagi tentang temuan tersebut. “Kalau mau detail masuk aja ke unit-unit itu,” ujar Sihabudin. Menurutnya selama bukan dokumen rahasia negara dan sudah sesuai memenuhi norma dan aturan, laporan-laporan tersebut dapat diakses oleh mahasiswa yang memang membutuhkan data dan informasi. (ain)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.