MALANG-KAV.10 Sejumlah mahasiswa UNISMA (Universitas Islam Malang) menggelar aksi refleksi sumpah pemuda di depan gapura Taman Makam Pahlawan (TMP) Suropati Malang (28/10). Teriakan-teriakan lantang orasi mahasiswa terus menggema. Aksi teatrikal serta pembacaan puisi digelar dalam rangka merefleksikan peran serta pemuda saat ini untuk bangsa dan negara Indonesia.

“Tema kegiatan yang diadakan hari ini adalah Refleksi Sumpah Pemuda 1928”, ungkap Erha S. Abdullah, mahasiswa FH angkatan 2014 UNISMA. Ia mengungkapkan bahwa aksi tersebut diadakan sebagai peringatan bahwa rentang waktu antara 1928 hingga 2016 ini adalah satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan dalam usaha pemuda mempersatukan dan menjaga keutuhan bangsa dari Sabang sampai Merauke. Perjuangan pemuda saat ini diwujudkan dengan melanjutkan dan menjaga warisan dari pahlawan pendahulu.

Husni Mubarok, mahasiswa FH angkatan 2013 UNISMA yang juga ikut aksi menyatakan bahwa peringatan sumpah pemuda ini harus dijadikan sebagai momentum untuk mengingatkan diri bahwa Indonesia belum lah merdeka. Jika di dulu Indonesia dijajah kolonial Belanda, kini Indonesia dijajah secara ekonomi dengan masuknya pemodal-pemodal kapitalis. “Pemuda Indonesia saat ini harus sadar untuk merubah Indonesia menjadi lebih baik. Jangan sampai pribumi kekal menjadi kacung dan buruh di negeri sendiri,” ungkap Husni. (nur/ain)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.