Wakil Walikota Malang Sutiaji memberi tanggapan atas tuntutan para jurnalis (Dok.Asry/Kavling10)
Wakil Walikota Malang Sutiaji memberi tanggapan atas tuntutan para jurnalis (Dok.Asry/Kavling10)

MALANG-KAV.10 Wakil Walikota Malang Sutiaji menjanjikan mulai tahun 2017, awak media dapat mengakses semua data publik mulai dari perencanaan,pelaksanaan, hingga sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya.

Berpengalaman terjun  dalam dunia jurnalisme, Sutiaji cukup memahami tuntutan yang disampaikan oleh salah satu orator, Yatimul Ainun terkait ketidakbebasan pers dalam mengakses data pemerintahan.

“Saya mohon izin, Insya Allah tahun 2017 ke depan APBD kita sudah pakai e-budgeting,”  ujarnya di depan Balaikota Malang saat aksi memperingati Hari Kebebasan Pers Internasional, Selasa (3/5).

Melalui e-budgeting,  Perda yang di dalamnya termasuk APBD serta data terkait kinerja pemerintahan akan dapat dikawal secara transparan.

Berpedoman pada UU No.25 Th 2009 tentang pelayanan publik, dokumen-dokumen publik harus dibagikan pada seluruh yang membutuhkan. Pendeklarasian tersebut juga sebagai wujud janji pemerintah terhadap kebebasan media.

“Siapa pun kepala SKPDnya dia tidak dapat berkutik karena data yang berbicara melalui website yang akan kami sampaikan,” kata Sutiaji kepada peserta aksi. “Tunggu tahun 2017, kalau tidak ada nanti  kalian demo lagi.”

Aksi memperingati Hari Kebebasan Pers Internasional ini diiukuti Koalisi Jurnalis dan Persma Malang. Momentum ini sekaligus sebagai pernyataan sikap pemerintah kota Malang mengenai gugatan soal keterbukaan badan publik pada jurnalis. (sin/eff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.