MALANG-KAV.10 Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) mengaku belum mendapat informasi yang cukup mengenai penyelenggaraan Pemira di FK. Mayoritas pemilih adalah mahasiswa baru yang masih memiliki antusias tinggi. Sedangkan untuk  mahasiswa angkatan akhir tidak datang karena libur, sibuk dengan tugas-tugas kuliah, dan persiapan ujian.

Bahkan sebagian mahasiswa tidak mengetahui adanya Pemira yang dilaksanakan hari ini sehingga mereka memilih untuk golput. Seperti yang dikemukakan oleh Rahmayani mahasiswa PSIK semester akhir, “Saya sudah semester akhir, dan hari ini ada ujian sehingga tidak tahu dan tidak ada waktu untuk memilih,” katanya.

Adrian Yuda E. selaku Ketua Panitia Lokasi (Panlok) TPS 2 FK mengakui memang di TPS 2 Fakultas Kedokteran UB ada sedikit kendala dalam proses pelaksanaan mengingat ini pertama kalinya proses PEMIRA menggunakan E-vote. “Ini baru pertama kalinya menggunakan E-vote, terdapat sedikit kendala di proses persiapan seperti login dan ada keterlambatan dari teknisi jadi kami harus menunggu,” ungkapnya.

Kendala lain adalah masalah waktu. Banyak pemilih melebihi batas waktu yang ditentukan. Mereka juga bingung memilih salah satu kandidat karena minimnya pengetahuan mereka soal calon kandidat. ”Padahal sosialisasi sudah intensif  dilakukan memalui media sosial dan sosialisasi secara langsung,” tambah Adrian.

Di FK sendiri terdapat empat TPS yang berlokasi di Gedung Besar FK, Perpustakaan UB, dan Rumah Sakit Saiful Anwar. Sampai pukul setengah satu siang, di TPS dua pemilih yang terdata berasal dari mahasiswa prodi Pendidikan Kedokteran , Ilmu Kedokteran dan Gizi yang berjumlah 2000 mahasiswa. Namun baru 323 pemilih yang memberikan suara. Hal ini juga terjadi di TPS yang berlokasi di Perpustakaan UB yang hanya mampu menampung 241 pemilih dari total 697 mahasiswa.(mya/dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.