MALANG-KAV.10 Tahun ini Pemira UB melakukan cara berbeda dalam memilih wakil mahasiswa. Pemilihan yang jatuh pada 16 Desember nanti, pertama kalinya dalam pemira, panitia menerapkan sistem electronik voting (e-vote).

Koordinator Divisi Acara Pemira UB Natan menjelaskan kemudahan dan ramah lingkugan alasan penerapan cara ini.  “E-vote itu lebih go green. Kedua efektifitas lebih cepat, dan meminimalisir kesalahan data,” katanya.

Panitia bekerja sama dengan tim Pengembangan dan Penerapan Teknologi Informasi (PPTI) UB. Panitia tidak bisa bekerja sendiri untuk memantapkan e-vote ini.

Dengan sistem elektronik, panitia bisa mencegah peluang kecurangan dalam pemira. Pemilih yang telah memilih tidak bisa memilih kembali. Sistem ini juga bisa memastikan pemilih telah terdaftar atau tidak.

“Hal tersebut dapat diketahui dengan barcode KTM. Tapi sistem tersebut belum final, karena kami harus mengkaji lagi dengan PPTI,” ujarnya lagi.

Sosialisi e-vote akan dilakukan pada tahap tiga sosialisasi pemira, 30 November mendatang. Nantinya, panitia akan mengundang semua BEM dan DPM fakultas. Panitia juga akan mengundang tim IT UB.

Insya Allah tahun ini kita lebih gencar lagi sosialisasi e-vote ini, kalau perlu kita masang baliho yang besar di setiap fakultas, biar semua mahasiswa tahu kalau ada e-vote. Kita lebih fokus ke sosialisasi tersebut supaya bisa mengena  ke semua masyarakat”, tambahnya. (mua/eff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.