MALANG-KAV10 Pada hari kedua gelaran PKK Maba Fakultas Ilmu Komputer (Filkom), toilet umum Dinas Kebersihan Kota Malang yang digunakan pada hari Selasa dinilai mengganggu oleh panita. Mereka menilai toilet yang terletak di samping panggung sebelah kiri halaman filkom tersebut mengganggu pemandangan. Alhasil kegiatan PKK Maba kemarin dan hari ini (Kamis 03/09) dirasa kurang nyaman.

Sejatinya toilet tersebut digunakan pada kegiatan RAJA Brawijaya 2015. Padahal kegiatan tersebut sudah berakhir semenjak selasa sore lalu dan toilet seharusnya sudah kembali berada di Dinas Kebersihan. Namun hingga berita ini diterbitkan, toilet tersebut masih terparkir di halaman Filkom.

Baihaqy selaku ketua pelaksana PKK Maba Filkom 2015 mengatakan bahwa pihaknya sudah menanyakan keberadaan toilet tersebut baik ke panitia RAJA Brawijaya 2015 ataupun pihak rektorat.

“Kita sudah konfirmasi ke pihak rektorat dan panitia RAJA (Brawijaya 2015, red) sejak kemarin. Saya sudah hubungi Djairan (ketua Pelaksana RAJA Brawijaya 2015, red) dan juga (divisi) perlengkapan RAJA. Mereka sudah bersikeras ingin memindahkan, tapi ini kan tanggung jawab pihak rektorat dan pihak rektorat seperti tidak terlalu menanggapi,” tutur mahasiswa angkatan 2013 tersebut.

Sementara pihak Rektorat UB yang ditemui Kavling 10 mengatakan bahwa hal tersebut sudah dibicarakan dengan pihak Dinas Kebersihan. Siti Marpuah selaku Kassubag Rumah Tangga Rektorat UB telah mengkonfirmasi kepada Dinas Kebersihan untuk mengambil kembali toilet umum tersebut karena sudah selesai digunakan.

“Kita sudah hubungi Dinas Pemkot dan sudah kita suruh untuk diambil kembali. Kita kan cuma pinjam buat satu hari. Tapi ya sampai sekarang masih belum dijemput,” sesalnya.

Menurut salah seorang Pagawai Bagian Rumah Tangga, toilet tersebut tak kunjung diambil oleh Dinas Kebersihan karena lalu lintas di seputar gerbang UB yang padat akibat rangkaian acara PKK Maba hingga menyulitkan kendaraan yang hendak mengangkut toilet.

“Sudah kita hubungi kok mas, tapi di gerbang sana kan banyak sampeyan-sampeyan (maba) jadinya macet. Toilet itu kan harus diderek sama mobil dan itu ukurannya besar, jadinya ya masih belum bisa. Kemaren sudah kesini tapi karena tidak memungkinkan terpaksa belum bisa dibawa,” timpalnya. (aad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.