Orang tua maba menyaksikan pelaksanaan PKK-MU Raja Brawijaya di sekitar lapangan rektorat. (Dok. FArdha)
Orang tua maba menyaksikan pelaksanaan PKK-MU Raja Brawijaya di sekitar lapangan rektorat. (Dok. FArdha)

MALANG-KAV.10 Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Universitas (PKK-MU) di Universitas Brawijaya (UB) berlangsung hari ini (01/09). Mahasiswa Baru (Maba) berkumpul di gerbang Veteran dan Panjaitan sebelum dimobilisasi menuju sekitar lapangan rektorat untuk mengikuti upacara pembukaan PKK-MU.

Sejumlah Maba terlihat didampingi oleh orang tuanya. Namun panitia melarang orang tua Maba untuk masuk ke dalam kampus karena ditakutkan akan menganggu jalannya mobilisasi Maba. Akan tetapi panitia kecolongan karena beberapa orang tua berhasil masuk kampus melalui gerbang Fapet yang tidak di jaga, salah satunya Erni orang tua Maba UB 2015 dari Padang Sumatra Barat.

Erni mengatakan ingin melihat anaknya mengikuti PKK-MU di lapangan rektorat Universitas Brawijaya dan memantau jalannya kegiatan penerimaan mahasiswa baru. Karena saat ini, menurutnya penerimaan masiswa baru dianggap identik dengan kekerasan dan perploncoan sehingga masih banyak orang tua yang masuk ke kawasan kampus karena khawatir terhadap anaknya yang saat ini mengikuti PKK-MU, “Saya ingin memantau anak saya, takutnya ada perploncoan dan kekerasan fisik,” imbuhnya.

Didin, Koordinator Divisi Acara PKK-MU 2015 mengatakan beberapa orang tua yang terlanjur masuk ke dalam kawasan kampus diperbolehkan asal tidak menganggu alur mobilisasi Maba, jadi orang tua maba tetap dibiarkan memantau jalannya kegiatan PKK-MU di kawasan kampus. “Kami merasa kecolongan atas masuknya orang tua di kawasan kampus, karena sisi pengamanan masih terfokuskan pada gedung yang di gunakan oleh maba,” tuturnya. (fam/ard)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.