Malang-Kav.10 – Walau SK Rektor, yang menjelaskan pendaftaran maba harus steril, sudah terbit, beberapa organisasi mahasiswa tetap membuka stand mereka di sekitar Sakri dan GOR Pertamina untuk menyambut para maba hasil SNMPTN Undangan, Selasa (9/6).

Mukhlis, anggota DPM Komisi II, menilai sosialisasi SK terbilang dadakan. Sosialisasi baru mereka terima kemarin sore.

Sebelum SK ini terbit, pihak DPM sudah mendapat izin dari Wakil Rektor III Kemahasiswaan.

Muklis menambahkan, DPM sendiri ingin membagikan beberapa kuisioner untuk maba, yang isinya menjaring aspirasi mereka terkait efektifitas media informasi UB. Informasi itu terkait daftar ulang dan persyaratan yang harus dibawa. Nantinya, hasil kuisioner dilaporkan kepada pimpinan rekotorat.

“Akhirnya kita memutuskan tetap membuka stand, tapi dari rektorat tidak bisa memfasilitasi secara baik, akhirnya mungkin kita semua memilih membuka stand dengan fasilitas seadanya,” kata Muklis.

Suasana di sekitar Sakri dan GOR Pertamina terlihat ramai dengan para mahasiswa lama yang hadir membuka stand di sekitar kedua gedung tersebut. (mui/eff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.