Abdul Hakim Sanggah Jokowi Bergantung Pada Megawati

Abdul Hakim dan Anggota DPRD Kota Malang lain Sedang menandatangani surat tuntutan dari Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya. (foto: dok. Fardha)
Abdul Hakim dan ANggota DPRD Kota Malang lain Sedang menandatangani surat tuntutan dari Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya. (foto: dok. Fardha)

MALANG.KAV-10 Pernyataan bahwa Jokowi bergantung terhadap Megawati mendapat sanggahan dari Abdul Hakim, anggota Dewan Komisi B DPRD Kota Malang dari Fraksi PDI Perjuangan. Sanggahan ini menanggapi Yanuar Fazri dari Kementerian EM UB yang menyebut penunjukkan Budi Gunawan sebagai calon Kapolri adalah usulan Megawati yang merupakan petinggi PDIP saat unjuk rasa di depan Gedung DPRD (16/3).

“Itu isu yang dilakukan agar terjadi perpecahan antara Pak Jokowi dengan Bu Mega. Pak Jokowi bergantung kepada Ibu Mega itu tidak ada,” ujar Abdul Hakim saat dihubungi Kavling 10.

Menurutnya, orang memiliki karakter sendiri-sendiri dalam memimpin. “Saya yakin Pak Jokowi ini bersih. Mencari orang bersih dan tidak mau macem-macem seperti ini yang sulit,” katanya.
Permasalahn Budi Gunawan yang berdasarkan data BPK dan KPK tersangkut korupsi merupakan persoalan hukum yang harus diselesaikan dulu. Masyarakat pun harus bersabar karena harus mengikut prosedur. “Sampai sekarang Budi Gunawan kan belum dilantik menjadi Kapolri,” tambah Hakim lagi.

Selain Budi Gunawan, Yanuar juga menyebut Surya Paloh dari Partai Nasdem memiliki pengaruh dalam penunjukkan Prasetyo sebagai Jaksa Agung. Yanuar menilai baik Jokowi sebagai presiden, namun menyayangkan pengaruh Megawati dan Surya Paloh dalam kepemimpinannya. “Sebenarnya selain Budi Gunawan, banyak calon yang bisa diusulkan menjadi Kapolri, contohnya saja Kapolda Sulselbar,” ucap Yanuar.

Walau berada dalam satu partai, Hakim yang juga Sekretaris PDIP Kota Malang menerima aspirasi dan kritik yang disampaikan para mahasiswa dan sudah menyampaikan ke pusat. Hanya saja, untuk memberi tanda tangan atas rapor merah yang dikerjakan para mahasiswa, Hakim menilai itu bukan ranah DPRD Kota Malang. (far/ziz/eff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.