Suasana undangan saat debat terbuka pemilihan presiden EM-UB di lapangan rektorat Dok. Sholeh
Suasana undangan saat debat terbuka pemilihan presiden EM-UB di lapangan rektorat Dok. Sholeh

Malang.Kav-10. Debat terbuka berjalan molor. Sesuai rundown, acara seharusnya dimulai pada 13.00, namun tertunda sampai pukul 15.00 . Akibatnya, Ainurrasyid, Pembantu Rektor III UB, meninggalkan tempat lalu menunjuk staf ahlinya menghadiri debat terbuka.

Molornya acara lantaran  menunggu kehadiran beberapa calon DPM dan dua calon presiden EM yang belum hadir pada 13.00. Debat yang berlangsung di lapangan rektorat ini juga tertunda karena Puguh Surjowardojo, Staf Ahli yang ditunjuk Ainurrasyid belum hadir.

Kehadiran perwakilan rektorat perlu dalam penyambutan debat terbuka. “Tadinya Pak Ainurrasyid datang, namun pergi karena acara belum dimulai, kemudian diwakilkan. Lalu, wakilnya ini juga telat datangnya” ujar Zahid, Ketua Pelaksana Pemira Universitas Brawijaya 2014.

Puguh saat itu sedang mengajar. Dia mengaku antusias pada debat terbuka ini. “Undanganya aslinya, setengah satu. Namun, panita molor, dia (Ainurrasyid,-red) keburu pergi. Mungkin ada rapat lain,” tutur Puguh. Dia kemudian kembali saat sesi tanya jawab audiens ke masing-masing capres.

Telatnya debat terbuka mendapat kritikkan dari mahasiswa yang datang. “Saya lihat, kemungkinan, panitia kurang siap atau forumya yang tidak bisa dikendalikan,” ujar Bayu mahasiswa dari Sastra Jepang FIB. (hls/eff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.