MALANG-KAV.10.   Musim Mahasiswa baru (Maba) identik dengan adanya pedagang musiman yang berjualan perlengkapan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Universitas (PK2MU) di dekat gerbang Universitas Brawijaya (UB) Jalan Veteran. Pedagang di sana rata-rata adalah orang yang sama setiap tahunnya. Musim PK2MU seakan menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang musiman tersebut. Tapi, hal ini di sisi lain juga menyebabkan Jalan Veteran terlihat semrawut.

 

Bapak Karyanto, orang tua dari Maba UB jurusan Teknik Informatika asal Ciputat berkomentar, “sampah-sampah ini seharusnya jadi tanggung jawab pedagang. Kalau kita tidak bisa menindak mereka. Seharusnya pihak UB mungkin bisa mengakomodasi biar terlihat lebih enak dan juga orang-orang ini tetap dapat penghasilan. Apalagi sekarang kan lagi maraknya Go Green.

 

“Ini bukan wewenang polisi. Ini wewenang Satpol PP. Kalau UB minta menindak, kami bisa berkoordinasi dengan satpol PP. Juga bisa mengawal pihak keamanan kampus yang menindak. Kadang kalau main tindak aja, juga kasihan. Ini kan soal kemanusiaan juga,” ujar Pak Sapto, seorang polisi yang diminta tanggapan di Pos Kemitraan Polisi Masyarakat.

 

Ketika masalah soal sampah ini ditanyakan ke salah seorang pedagang yang berjualan di Jalan Veteran, dia mengatakan bahwa, “yang membersihkan petugas kebersihan umum. Jadi nanti pedagang disini iuran Rp 5.000-10.000 per lapak. Mereka biasanya bersihin tiap hari.” Ketika ditanya lebih lanjut kenapa masih banyak sampah yang menumpuk pagi ini, Pak Joko, seorang pedagang yang dimintai keterangan mengatakan, “ini kan sampah dari kemarin malam, jadi masih numpuk. Kadang juga sekali tiga hari dibersihkan.” (ard/ely)

CAM00596

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.