salah seorang mahasiswi difable menggunakan T-sms
salah seorang mahasiswi difable menggunakan T-sms

MALANG-KAV.10 Rabu (30/4), penyandang tunanetra sekarang memiliki aplikasi untuk mengirim pesan singkat (SMS) melalui aplikasi T-sms (teknologi SMS). Aplikasi tersebut bisa diunduh di GooglePlay. Aplikasi T-sms sudah ada sejak dulu, tapi tidak semua penyandang tunanetra menggunakan aplikasi tersebut.

T-sms berguna untuk mengirim pesan singkat. Penyandang tunanetra menggunakan kepekaan meraba untuk mengetik huruf. Kekurangan dari penyandang tunanetra sering mengulang suara dari pesan singkat yang diterimanya.

Untuk mengetahui tulisan yang diketik, pengguna mengandalkan kepekaan pendengaran. Aplikasi T-sms akan mengubah suara menjadi teks. Sebaliknya, untuk menerima pesan singkat, teks diubah menjadi suara. SMS yang masuk akan terbaca, karena mengeluarkan suara yang bisa didengar  pengguna ponsel.

Pengguna ponsel bisa memilih bahasa yang ingin digunakan untuk memudahkan berkomunikasi. Ada dua bahasa yang bisa dipilih, yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

“Aplikasi ini memudahkan saya berkomunikasi sebaga penyandang tunanetra. SMS diperlukan karena banyak manfaatnya,” ujar Evi, salah satu mahasiswa UB penyandang tunanetra. Menurut dia, ketika mengirim pesan belum tentu bisa langsung menjawab karena sibuk. Selain itu, kelebihannya adalah menghemat pulsa. (ima)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.