MALANG-KAV.10 Terhitung mulai hari ini (4/12), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) membekukan sementara waktu rangkaian Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira) Universitas Brawijaya (UB) dengan jangka waktu yang tidak ditentukan. Segala aktivitas panitia Pemira maupun Panitia Pengawas (Panwas) dibekukan oleh DPM karena beberapa mekanisme tidak dilalui secara legal. Pemilihan ketua pelaksana panitia Pemira, Panwas, beserta lembaga independen dinyatakan tidak sah karena tidak melalui Pleno DPM.

Ketua DPM, Syahri Ramadhan juga menyatakan, kepanitian Pemira melakukan kesalahan dalam hal administrasi. “Ada beberapa surat yang diberikan oleh panitia mengatasnamakan panitia namun menggunakan stempel DPM,” ujarnya yang juga anggota komisi satu DPM. Artinya tidak ada legalitas untuk panitia menggunakan stempel DPM. “Mekanisme penetapan hari dan tanggal pelaksanaan pemira mulai dari debat tertutup hingga pencoblosan tidak melalui Pleno DPM,” lanjutnya.

Fahmi Katili, anggota komisi dua DPM juga menambahkan bahwa pihaknya tidak mengetahui mekanisme penjaringan calon presiden maupun anggota DPM. “Mulai dari awal sama sekali tidak jelas bagaimana prosedur penerimaannya (calon presiden EM maupun anggota DPM-red.),” ujar pria berkacamata ini. Pihaknya hanya melakukan mekanisme wawancara dengan pendaftar tanpa mengetahui bentuk penilaian yang harus diberikan kepada masing-masing pendaftar.

Pelaksanaan kampanye yang sudah berlangsung sampai saat ini diperbolehkan. Tapi, untuk rangkaian acara selanjutnya seperti debat tertutup dan debat terbuka untuk sementara dibekukan. Untuk selanjutnya, DPM akan melaksanakan Pleno yang dilaksanakan malam ini. Mengenai keputusan akhir yang akan diambil, Syahri mengatakan bahwa hal itu tergantung pada rapat Pleno tersebut. “Persiapan teknis dan non-teknis kami bekukan sementara menunggu hasil rapat Pleno nanti,” lanjut mahasiswa angkatan 2009 ini.

Di lain pihak, Bahrul Ulum selaku anggota komisi dua DPM mengungkapkan pernyataan berbeda. Dirinya mengaku tidak mengetahui perihal pembekuan kepanitiaan ini. “Itu inisiatif ketua DPM sendiri, ngga ngaruh ke kepanitiaan,” ujarnya melalui pesan singkat. Ia menambahkan bahwa ketua DPM tidak mempunyai kewenangan sama sekali untuk membekukan panitia. (van/eff)

1 COMMENT

  1. MERAH dan PUTIH sibuk kampanye CAPRES..
    IJO masih aja sibuk ngurusin kelegelan panitai..

    kalo emang dibekukan kenapa tadi debat tertutup tetap berjalan.

    ya walaupun ada yg konyol dalam debat tertutup itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.