Foto. Suasana penghitungan suara TPS 3 FK di Widyaloka (foto oleh M. Iqbal Y.)
Foto. Suasana penghitungan suara TPS 3 FK di Widyaloka
(foto oleh M. Iqbal Y.)

MALANG – KAV.10 Rangkaian acara dalam Pemilu Raya (Pemira) Universitas Brawijaya telah memasuki agenda perhitungan suara.  Rekapitulasi suara calon Dewan Perwakilan Rakyat (DPM) dan calon presiden Eksekutif Mahasiswa (EM) hari pertama perhitungan (12/12) telah selesai , meski dimulai telat dua jam dari jadwal sebelumnya yaitu pukul 8 pagi.  Perhitungan suara DPM dan presiden EM di tiga tempat perhitungan suara (TPS), calon presiden nomor urut satu 1 berhasil unggul di tiga TPS tersebut. Tiga TPS tersebut adalah TPS 1 (Fakultas Kedokteran/ Rumah Sakit Saiful Anwar), TPS 2 (FK) dan  TPS 3 (FK/Gedung Hijau).  Setya Nugraha, capres EM nomor urut satu untuk sementara unggul dari rivalnya, Suroto.

 

TPS

Nama dan Nomor Urut Calon Presiden EM

Suara Tidak Sah

 

Abstain

 

 

Total Suara

1

Setya

Nugraha

2

Suroto

TPS 1

FK/RSSA

124 8 2 1 135
TPS 2

FK

342 115 33 7 497
TPS 3

Gedung Hijau

124 38 8 2 172
Jumlah Suara

 

590

 

161

 

43

 

10 804

 

Calon DPM nomor urut satu, Putri S unggul jauh dalam perhitungan hari pertama. Jumlah suara sementara di tiga TPS, 375 suara, cukup untuk memberikan jarak dari pesaing terdekatnya, Ganjar Prima, calon DPM nomor urut 5. Ganjar berhasil mendapat 155 suara, disusul calon DPM nomor urut 18, M Rizky FG dengan 62 suara.

 

TPS

Nomor Urut Calon DPM

Suara Tidak Sah

Abstain

Total Suara

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

TPS 1

(FK/RSSA)

69

1

0

4

15

0

0

2

0

0

3

0

0

4

0

6

0

4

0

0

17

2

5

3

135

TPS 2

(FK)

279

5

4

13

44

6

1

7

1

1

6

1

3

16

2

18

7

51

2

0

14

2

11

7

497

TPS 3

(FK/Gedung Hijau)

27

1

1

5

96

1

1

3

0

2

4

0

0

0

0

9

0

7

0

0

1

2

11

1

172

Jumlah Suara

375

7

5

22

155

7

2

12

1

3

13

1

3

20

2

33

7

62

2

0

32

6

27

11

786

Langgeng Sudiyono, Ketua Pelaksana Pemira UB mengatakan, hari pertama perhitungan suara lancar. “Secara keseluruhan cukup lancar, tetapi ada keterlambatan karena menunggu saksi-saksi yang datang,” ucap mahasiswa jurusan Adminitrasi Bisinis tersebut. Langgeng menambahkan, permasalahan lain ada pada tidak urutnya perhitungan suara per-TPS. “TPS dua didahulukan perhitungannya , karena panitia yang memegang kunci kotak suara TPS nomor satu berhalangan sehingga telat datang,”ujarnya.

Langgeng juga menjelaskan, perhitungan suara di tiap harinya akan dibatasi dari pukul 8 pagi sampai pukul 5 sore. “Untuk perhitungan, tiap harinya kami mempunyai target untuk menghitung empat sampai lima kotak suara, tetapi ini tergantung dari efektivitas waktu yang diberikan yaitu sampai pukul lima sore,”tuturnya. (miy)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.