MALANG-KAV.10| Dalam rangka membangun karakter peserta didik dengan jiwa wirausaha, Universitas Brawijaya menyelenggarakan Entrepreneur Expo and Future Talk di Gor Pertamina, Sabtu (21/12). Acara diadakan selama dua hari dan terbuka untuk umum. Acara ini diisi dengan kegiatan seminar dan pameran produk dari mahasiswa UB.
Entrepreneur Expo and Future Talk merupakan agenda Universitas Brawijaya dalam Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Hal tersebut diungkapkan staf ahli PR-III bidang kesejahteraan mahasiswa, alumni, dan kewirausahaan,. Budi Setiawan, “Acara ini merupakan rangkaian dari program mahasiswa wirausaha. Dana diberikan universitas sebagai hibah kepada mahasiswa untuk belajar wirausaha. Sehingga mahasiswa tidak hanya mencari kerja, tapi juga mampu membuka lapangan kerja.”

Entrepreneur Expo and Future Talk diisi dengan seminar dari narasumber-narasumber yang juga merupakan pengusaha. Selain itu Entrepreneur Expo and Future Talk dimeriahkan oleh sekitar 64 stand dengan beragam produk hasil karya mahasiswa-mahasiswa Universitas Brawijaya. Berbagai macam makanan, minuman, dan barang mengisi stand-stand. Tidak hanya itu, ada juga stand yang memamerkan software game, sepeda ontel, bahkan hewan reptil.

Mahasiswa-mahasiswa yang mengisi stand di Entrepreneur Expo merupakan mahasiswa-mahasiswa yang telah mengajukan proposal dan lolos seleksi dalam PMW. PMW merupakan program yang diadakan setiap tahun oleh universitas. Mahasiswa yang proposalnya lolos seleksi kemudian mendapat dana dari universitas dan mengikuti Entrepreneur Expo. Sagia, Kepala Bagian Penalaran dan Biro Kemahasiswaan mengatakan, “Acara ini juga menjadi salah satu cara untuk melihat progres usaha dari dana yang sudah diberikan dan untuk memamerkan sekaligus memasarkan produk dari mahasiswa.”

Selain terbuka untuk umum, acara ini juga mengundang SMA dan SMK se-Kota Malang untuk ikut menyaksikan pameran. Darmawan Tri, siswa SMK Negeri 11 Malang, tertarik ikut seminar di hari Sabtu, “Pinginnya ikut seminar, tapi sayang tadi katanya seminarnya khusus mahasiswa aja.” ujarnya kecewa. Sedangkan Reza Bayu Aji Alfian, siswa SMK Negeri 11 Malang, menyatakan senang bisa hadir, “Saya tertarik dengan game yang ada di salah satu stand. Menarik, soalnya game-nya dibuat untuk hp.”(ain)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.