(sumber gambar : www.designofsignage.com)
(sumber gambar : www.designofsignage.com)

MALANG-KAV.10 Terkait wacana diadakannya Smoking Area di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Candra Fajri Ananda, selaku dekan menuturkan bahwa hal tersebut akan segera diwujudkan pada tahun 2014. Jika memang diterapkan, hal ini akan menjadi yang pertama di Universitas Brawijaya. Beliau menuturkan bahwa kebijakan ini dilakukan untuk memberikan kemerdekaan kepada perokok pasif untuk menghirup udara segar.

Candra berharap wacana ini bisa menjadi percontohan mengingat selama ini di Universitas Brawijaya memang belum ada satu pun smoking area. Ketika diitanya mengenai target dan rencana pembangunan smoking area, dia mengatakan bahwa hal ini sedang dalam proses penanganan , “Saya lagi meng-apply pengajuan anggaran di Pemprov Jatim untuk mendapat bangunan standar bagi para perokok.” Mengenai hal ini, beliau juga menuturkan bahwa akan ada sanksi sosial berupa teguran jika ada yang melanggar saat smoking area sudah diterapkan bagi seluruh warga FEB, tak terkecuali dosen.

Geby Nidia (19 th) salah satu mahasiswi FEB sangat setuju jika terdapat smoking area. “Suatu kebutuhan untuk menghargai yang tidak merokok,” ujarnya. Namun di lain sisi, ia khawatir jika nantinya smoking area tidak dimanfaatkan dengan baik serta tidak terawat.

Mengenai wacana kebijakan ini, salah satu mahasiswa FEB yang juga seorang perokok aktif memberi tanggapan soal rencana tersebut. “Ketika seseorang mempunyai hak untuk merokok maka yang lain juga mempunyai hak untuk tidak menghirup udara berasap rokok,” tukas mahasiswa yang engggan disebut namanya. Berbeda dengan Geby,ia menambahkan bahwa sebenarnya tidak perlu dibangun smoking area tetapi lebih pada kesadaran untuk menjaga kesopanan dalam merokok.

Terkait wacana kebijakan ini, Candra berharap adanya tanggapan dari mahasiswa. “Saya juga ingin tahu bagaimana respon mahasiwa karena suatu kebijakan tidak selalu membuat orang lain senang,” tutupnya. (izz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.